Selasa, 06 Juli 2021

House Of Risk (skripsi dan tesis)

Nurela dan Suprapto (2014) menejelaskan bahwasanya, Metode House Of Risk (HOR) adalah metode untuk memanage Resiko secara proaktif, dimana risk agent yang teridentifikasi sebagai penyebab risk event dapat dikelola dengan cara memberikan urutan berdasarkan besarnya dampak yang mungkin ditimbulkan. Berdasarkan urutan tersebut dapat ditentukan pula langkah proaktif yang efektif untuk dapat mengurangi kemungkinan terjadinya Resiko. Hal sama yang didefinisikan Tampubolon Dkk (2013) Model House Of Risk (HOR) berdasarkan gagasan supply chain risk management yang berfokus pada tindakan pencegahan, mengurangi kemungkinan terjadinya suatu risk agent terjadi. Mengurangi terjadinya risk agents biasanya akan mencegah terjadinya suatu Resiko (risk event) juga. Biasanya suatu risk agent menyebabkan lebih dari satu Resiko. Saepullah (2017) menjelaskan lebih rinci, HOR merupakan model terintegrasi dengan menggabungkan dua model yaitu metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan House of Quality (HOQ). Pada metode HOR ini, FMEA akan digunakan untuk menghitung tingkat resiko yang diperoleh dari perhitungan Risk Potential Number (RPN). Untuk menghitung nilai RPN pada metode FMEA ini ditentukan oleh tiga faktor yaitu probabilitas terjadinya resiko (occurrence), tingkat keparahan dampak (severity) dan probabilitas penemuan resiko (detection) yang masing-masing faktor tersebut memiliki skala penilaian tersendiri. Sedangkan metode HOQ yang diambil dari metode Quality Function Deployment (QFD) akan digunakan untuk membantu dalam proses perancangan strategi sehingga dapat digunakan untuk mengurangi atau mengeliminasi penyebab resiko yang telah teridentifikasi.

Tidak ada komentar: