Penghasilan finansial atau gaji merupakan hasil yang diperoleh sebagai
kontraprestasi dari pekerjaan yang telah diyakini secara mendasar bagi sebagian
besar perusahaan sebagai daya tarik utama untuk memberikan kepuasan kepada
karyawan (Byars dan Rue, 2000). Pada faktor gaji, biasanya mahasiswa akan
memperhitungkan gaji yang diperoleh pada waktu mulai bekerja, mulai jaminan
masa depan yangmenjamin yaitu adanya dana pensiun, selain itu persepsi
mahasiswa juga memperhitungkan kapan kenaikan gaji akan diperoleh
(Yendrawati, 2007).
Alexander (2000) penghargaan dibagi menjadi 2 jenis yaitu penghargaan
intrinsik dan penghargaan ekstrinsik. Penghargaan intrinsik yaitu penghargaan
yang berasal dari kecenderungan dan kebutuhan diri yang ada dalam diri manusia
sendiri, sedangkan penghargaan ekstrinsik yaitu pengahargaan yang berasal dari
luar diri manusia sendiri, seperti halnya uang, bonus, jabatan ataupun
reward/punishment. Apabila pengargaan dibagi berdasarkan karakternya, maka
ada dua jenis penghargaan pula yaitu penghargaan finansial yang berarti
penghargaan yang bersifat keuangan, dan juga ada penghargaan non-finansial
yang berarti penghargaan yang berada diluar uang atau intangible. Setiap pengargaan tersebut yaitu penghargaan finansial dan penghargaan non-finansial
mempunyai sifat intrinsik dan sifat ekstrinsik.
Dunia kerja memberikan penghargaan finansial bagi siapa saja yang
melakukan hal yang dituntut oleh pemberi kerja. Penghargaan finansial menjadi
faktor yang sangat mendorong seseorang mau untuk bekerja di dalam suatu
pekerjaan, karena pada dasarnya mayoritas orang bekerja untuk mendapatkan
penghargaan finansial seperti contohnya gaji. Gaji yang tinggi akan sangat
menarik bagi pencari kerja, dan bonus yang merupakan salah satu dari bentuk
penghargaan finansial akan dapat meningkatkan kinerja atau motivasi pekerja
untuk melakukan suatu pekerjaan atau mencapai suatu target
Tidak ada komentar:
Posting Komentar