Selasa, 08 September 2020

Model Probabilistik dan Persediaan Pengaman (skripsi dan tesis)

 Model probabilistik persediaan merupakan model persediaan yang menggambarkan situasi riil yang terjadi dalam prakteknya. Dikarenakan permintaan yang bersifat deterministik atau cenderung stabil sangat jarang ditemukan. Model probabilistik dapat digunakan ketika permintaan tidak diketahui tetapi dapat dispesifikasikan melalui rata-rata distribusi probabilitas (Heizer dan Render , 2011). Permintaan barang yang bervariasi atau tidak stabil akan dapat menyebabkan kekurangan persediaan yang tidak diinginkan selama masa lead time. Dikarenakan sulitnya menghitung biaya akibat kehabisan persediaan , manajer persediaan perlu menentukan sejumlah persediaan pengaman yang akan cukup untuk memenuhi tingkat layanan ( service level ) terhadap konsumen. Menurut Gonzales ,et al (2010) teknik penting yang digunakan bersamaan dengan EOQ adalah Reorder Point (ROP) dan persediaan pengaman (safety stock). Kuantitas ROP menggambarkan tingkat persediaan yang mengacu untuk titik pemesanan kembali. Sedangkan kuantitas safety stock melindungi perusahaan dari kehabisan persediaan. Dalam menentukan ROP perlu diingat beberapa faktor sebagai berikut : 1. Permintaan – Jumlah persediaan yang digunakan setiap hari. 2. Lead Time – Waktu tenggang antara pemesanan sampai pesanan tiba.  3. Safety stock – Kuantitas persediaan yang harus disimpan sebagai antisipasi terjadinya peristiwa-peristiwa yang tidak dapat diprediksi seperti permintaan yang tidak terduga atau waktu tenggang yang tertunda.

Tidak ada komentar: