Menurut Heizer dan Render (2011), persediaan dapat melayani beberapa fungsi
yang menambal fleksibilitas bagi operasi perusahaan. Pertama, fungsi persediaan
sebagai “Decouple” atau memisahkan beberapa tahapan dari proses produksi
contohnya jika persediaan sebuah perusahaan berfluktuasi, persediaan tambahan
mungkin diperlukan untuk melakukan decouple proses produksi dari pemasok.
Kedua, melakukan “decouple” perusahaan dari fluktuasi permintaan dan menyediakan
persediaan barang-barang yang akan memberikan pilihan bagi pelanggan, persediaan
seperti ini digunakan secara umum pada bisnis eceran. Ketiga, mengambil
keuntungan dari diskon kuantitas karena pembelian dalam jumlah besar dapat
mengurangi biaya pengiriman barang. Keempat, melindungi terhadap inflasi dan
kenaikan harga.
Menurut Assauri (2008), persediaan yang diadakan mulai dari yang bentuk
bahan mentah sampai dengan barang jadi, mempunyai fungsi yaitu menghilangkan
risiko keterlambatan datangnya barang atau bahan-bahan yang dibutuhkan
perusahaan, menghilangkan risiko dari material yang dipesan tidak baik sehingga
harus dikembalikan, untuk menumpuk bahan-bahan yang dihasilkan secara musiman
sehingga dapat digunakan bila bahan itu tidak ada dalam pasaran, mempertahankan
stabilitas operasi perusahaan atau menjamin kelancaran arus produksi, mencapai
penggunaan mesin yang optimal, memberikan pelayanan (service) kepada pelanggan
dengan sebaik-baiknya dimana keinginan pelanggan pada suatu waktu dapat dipenuhi
atau memberikan jaminan tetap tersediaanya barang jadi tersebut, serta membuat pengadaan atau produksi tidak perlu sesuai dengan penggunaannya atau
penjualannya.
Sedangkan Rangkuti (2007), membagi jenis-jenis persediaan berdasarkan
fungsinya menjadi Batch stock/ lot size inventory, Fluctuation stock, dan
Anticipation stock. Batch stock/ lot size inventory adalah persediaan yang diadakan
karena kita membeli atau membuat bahan-bahan atau barang-barang dalam jumlah
yang besar dari jumlah yang dibutuhkan saat itu. Keuntungannya adalah potongan
harga pada harga pembelian, efisiensi produksi dan penghematan biaya angkutan.
Fluctuation stock adalah persediaan yang diadakan untuk menghadapi fluktuasi
permintaan konsumen yang tidak dapat diramalkan. Anticipation stock adalah
persediaan yang diadakan untuk menghadapi fluktuasi permintaan yang dapat
diramalkan, berdasarkan pola musiman yang terdapat dalam satu tahun dan untuk
menghadapi penggunaan atau penjualan atau permintaan yang meningkat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar