Perilaku konsumen menurut Sumarwan (2003) adalah semua kegiatan, tindakan, serta
proses psikologis yang mendorong tindakan tersebut pada saat sebelum membeli,
ketika membeli, menggunakan, menghabiskan produk dan jasa setelah melakukan
hal-hal diatas atau keinginan mengevaluasi. The American Marketing Association
dalam Setiadi (2003) mendefinisikannya sebagai berikut: Perilaku konsumen
merupakan interaksi dinamis antara afeksi dan kognisi, perilaku, dan lingkungannya
dimana manusia melakukan kegiatan pertukaran dalam hidup mereka.
Mangkunegara (2009) menjelaskan terdapat berbagai definisi dari perilaku konsumen
itu sendiri, diantaranya: Menurut Engel et. al (1994): “Perilaku konsumen merupakan
kegiatan individu secara langsung yang terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi
dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului
tindakan tersebut”. Kemudian menurut Olson and Peter (1999): “Consumer behavior
may be defined as decision process and physical activity individuals engage in when
evaluating, acquairing, using or disposing of goods and service”. Sedangkan dalam
kamus marketing Hart and Stapleton (2005) menyatakan perilaku konsumen adalah
9
kebiasaan membeli atau pola-pola perilaku konsumsi masyarakat dalam kelompokkelompok yang umum atau yang khusus.
Berdasarkan pendapat para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumen
adalah tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu, kelompok, atau organisasi
yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan,
barang-barang atau jasa ekonomis yang dapat dipengaruhi lingkungan.
Untuk dapat sukses dalam persaingan, suatu perusahaan harus mampu memahami
perilaku konsumen pada pasar sasarannya, karena kelangsungan hidup perusahaan
sebagai organisasi yang berusaha memenuhi kebutuhan dan keinginan para konsumen
sangat tergantung pada perilaku konsumennya. Meskipun pemahaman terhadap
perilaku konsumen bukanlah pekerjaan yang mudah, namun bila hal tersebut
dilakukan maka perusahaan yang bersangkutan akan dapat meraih keuntungan yang
relatif lebih besar dari pada pesaingnya, karena perusahaan dapat memberikan
kepuasan secara lebih baik kepada konsumennya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar