Sabtu, 09 Mei 2020
Kualitas website mempengaruhi impulse buying melalui hedonic shopping motivation (skripsi dan tesis)
Seseorang yang memiliki kecenderungan berbelanja karena niat hedonic,
lebih sering menghabiskan banyak waktu menjelajahi sebuah website, dalam proses
menjelajahi sebuah website seseorang akan mendapatkan pengalaman–pengalam
baru dan dapat menilai bagus tidaknya sebuah website. Rangsangan–rangsangan
yang didapat akan membuat seseorang melakukan pembelian secara tidak
terencana.
Berdasarkan tinjuan penelitian terdahulu tentang Model berbasis S-O-R,
kualitas website dirasakan mewakili lingkungan toko virtual sedangkan variabel
seperti kenikmatan belanja dan browsing berfungsi sebagai mediator dalam model
(Floh & Madlberger, 2013). Menutut (Opaloǧlu & Topaloglu, 2012) nilai hedonis
adalah penentu niat konsumen untuk mencari dan membeli, dapat dikatakan bahwa
niat dalam pencarian memiliki dampak langsung pada niat pembelian. (Changa,
Eckmanb, & Yanb, 2011) menyatakan bahwa desain toko online mendorong konsumen untuk melakukan pencarian yang menyenangkan dan mendapat
kenikmatan belanja untuk membuat lebih banyak pembelian. Kualitas website
berpengaruh positif terhadap perilaku impulse buying (Cao, y., Ajjan, H. and Hong,
2018). Respons emosional positif konsumen, karakteristik sosial berinteraksi
dengan motivasi hedonis sebagai moderator dalam mempengaruhi emosi
konsumen.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar