1) Adventure shopping
Sebagian besar konsumen berbelanja karena adanya sesuatu yang dapat
membangkitkan gairah belanja dari konsumen itu sendiri, merasakan bahwa
berbelanja adalah suatu pengalaman dan dengan berbelanja konsumen serasa
memiliki dunianya sendiri.
2) Social shopping
Sebagian besar konsumen beranggapan bahwa kenikmatan dalam berbelanja akan
tercipta ketika konsumen menghabiskan waktu bersama dengan keluarga atau teman.
Konsumen ada pula yang merasa bahwa berbelanja merupakan kegiatan sosialisasi
baik itu antara konsumen yang satu dengan yang lain, ataupun dengan karyawan yang
bekerja dalam gerai. Konsumen juga beranggapan bahwa dengan berbelanja bersamasama dengan keluarga atau teman, konsumen akan mendapat banyka informasi
mengenai produk yang akan dibeli.
3) Gratification shopping
Berbelanja merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi stress, mengatasi
atmosfer hati yang buruk, dan berbelanja merupakan sarana untuk melupakan
masalah-masalah yang sedang dihadapi.
4) Idea shopping
Konsumen berbelanja untuk mengikuti trend fashion yang baru dan untuk melihat
produk atau sesuatu yang baru. Biasanya konsumen berbelanja karena melihat sesuatu
yang baru dari iklan yang ditawarkan melalui media massa
.
5) Role shopping
Banyak konsumen lebih suka berbelanja untuk orang lain daripada untuk dirinya
sendiri sehingga konsumen merasa bahwa berbelanja untuk orang lain adalah hal
yang menyenangkan untuk dilakukan.
6) Value shopping
Konsumen menganggap bahwa berbelanja merupakan suatu permainan yaitu pada
saat tawar-menawar harga, atau pada saat konsumen mencari tempat pembelanjaan
yang menawarkan diskon, obralan, ataupun tempat berbelanja dengan harga yang
murah.
Berdasarkan beberapa uraian mengenai nilai hedonik tersebut dapat disimpulkan
bahwa nilai hedonik merupakan perasaan emosional yang dirasakan konsumen dari
pengalaman berbelanjanya terhadap suatu gerai yang lebih bersifat subjektif dan
pribadi, bisa berupa kesenangan, kegembiraan dan kenikmatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar