Dalam perumusan masalah dengan menggunakan pemrograman linier, hal
terpenting yang perlu dilakukan adalah mencari tahu tujuan penyelesaian masalah
dan apa penyebab masalah tersebut. Maka dari itu menurut Tjutju Tarliah Dimyati
dan Ahmad Dimyati (2011:18) pemrograman linier mempunyai bentuk dan
susunan dari persoalan yang akan dipecahkan dengan menggunakan karakteristik–
karakteristik yang digunakan dalam persoalan program linier, yaitu :
1. Variabel keputusan adalah variabel yang menguraikan secara lengkap
keputusan-keputusan yang akan dibuat.
2. Fungsi tujuan (objektive function) adalah fungsi yang tujuan atau sasaran
didalam model pemrograman linier yang berkaitan dengan pengaturan secara
optimal sumber daya-sumber daya untuk memperoleh keuntungan maksimal
atau biaya minimal.
3. Fungsi pembatas (contrain function) merupakan bentuk penyajian secara
matematis batasan-batasan kapasitas yang tersedia yang akan dialokasikan
secara optimal keberbagai kegiatan. ]4. Pembatas Tanda
Pembatas tanda adalah pembatas yang menjelaskan apakah variabel
keputusannya diasumsikan hanya berharga nonnegative atau variabel keputusannya tersebut boleh berharga positif, boleh juga negatif (tidak
terbatas dalam tanda).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar