Theory of Planned Behavior (TPB) dicetuskan oleh Icek Ajzen pada tahun
1985 melalui artikelnya yang berjudul "From intentions to actions: A Theory of
planned behavior", ini merupakan penegembangan dari Theory of Reasoned
Action (TRA), yang ditemukan oleh Martin Fishbein dan Icek Ajzen pada tahun (1975). Theory of Planned Behavior bertujuan untuk memprediksi dan memahami
dampak dari niat berperilaku, mengidentifikasi strategi untuk merubah perilaku
serta menjelaskan perilaku nyata manusia (Ajzen, 1991).
Theory of Planned Behavior menjelaskan bahwa minat merupakan sebuah
fungsi dari dua penentu dasar yang berhubungan dengan faktor pribadi dan
pengaruh sosial (Ajzen, 1991). Menurut Jogiyanto (2007), niat didefinisikan
sebagai keinginan untuk melakukan perilaku. Niat merupakan topik yang penting
terutama dalam hubungannya dengan prediksi tingkah laku. Individu akan
melakukan tingkah laku hanya jika ia benar-benar ingin melakukannya, untuk itu
individu tersebut membentuk intensi (niat).
Variabel locus of control memerankan komponen kontrol perilaku
persepsian. Individu yang percaya bahwa apa yang ia perbuat akan membuahkan
hasil yang sesuai dengan apa yang ia harapkan, maka kaitanya dengan ini adalah,
individu akan cenderung melakukan tindakan whistleblowing ketika mereka
menilai perbuatan yang dilakukannya benar (Joneta, 2016).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar