Kamis, 20 Februari 2020

Akses pelayanan kesehatan Terhadap Status Gizi (skripsi dan tesis)

Kategori pelayanan kesehatan yang berorientasi pada public lebih diarahkan secara langsung. Sarana transportasi menjadi pendukung dalam partisipasi seseorang dalam menggunakan layanan kesehatan.Kemudahan dalam mengakses lokasi atau tempat kegiatan dan waktu pelaksanaan kegiatan menjadi penguat dalam partisipasi penggunaan layanan kesehatan (Ife & Tesoriero, 2008).Selain itu, jarak tempuh yang dicapai dari rumah dengan tempat pelayanan kesehatan juga menjadi perhatian seseorang dalam keaktifan memanfaatkan pelayanan kesehatan (Asdhany & Kartini, 2012). Hasil penelitian Maulana (2013) menunjukkan bahwa ibu yang aktif ke posyandu mempunyai status gizi balita yang tidak BGM (Bawah Garis 22 Merah) sebesar 90,16% dan ibu yang tidak aktif ke posyandu dengan status gizi BGM sebesar 77,08%. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa keaktifan mengikuti posyandu berhubungan dengan status gizi pada balita

Tidak ada komentar: