Kategori pelayanan kesehatan yang berorientasi pada public lebih
diarahkan secara langsung. Sarana transportasi menjadi pendukung dalam
partisipasi seseorang dalam menggunakan layanan kesehatan.Kemudahan
dalam mengakses lokasi atau tempat kegiatan dan waktu pelaksanaan
kegiatan menjadi penguat dalam partisipasi penggunaan layanan kesehatan
(Ife & Tesoriero, 2008).Selain itu, jarak tempuh yang dicapai dari rumah
dengan tempat pelayanan kesehatan juga menjadi perhatian seseorang dalam
keaktifan memanfaatkan pelayanan kesehatan (Asdhany & Kartini, 2012).
Hasil penelitian Maulana (2013) menunjukkan bahwa ibu yang aktif
ke posyandu mempunyai status gizi balita yang tidak BGM (Bawah Garis
22
Merah) sebesar 90,16% dan ibu yang tidak aktif ke posyandu dengan status
gizi BGM sebesar 77,08%. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa
keaktifan mengikuti posyandu berhubungan dengan status gizi pada balita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar