Senin, 16 Desember 2019

Indeks Harga Saham (skripsi dan tesis)

 Indeks harga saham adalah harga saham yang dinyatakan dalam angka indeks (Samsul, 2006). Indeks saham bertujuan untuk menganalisis dan menghindari dampak negatif dari penggunaan harga saham dalam mata uang. Jenis indeks dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu (Sunariyah, 2006): a. Indeks Harga Saham Individual Indeks Harga Saham Individual menggambarkan suatu rangkaian informasi historis mengenai pergerakan harga masing-masing saham, sampai pada tanggal tertentu. Indeks harga saham individu hanya menunjukan perubahan dari suatu harga saham suatu perusahaan. Harga dasar sering disebut Ho dan harga yang berlaku sering disebut dengan Ht . Harga dasar ditetapkan sebesar 100%. 
 Pergerakan nilai indeks akan menunjukan perubahan situasi pasar yang terjadi. Pasar yang sedang bergairah atau terjadi transaksi yang aktif, ditunjukan dengan indeks harga saham yang mengalami kenaikan. Kondisi ini yang biasanya menunjukan keadaan yang diinginkan. Keadaan stabil ditunjukan dengan indeks harga saham yang tetap, sedangkan pasar yang lesu ditunjukan dengan indeks harga saham yang mengalami penurunan. Indeks saham individual tidak akan berubah jika harga pasar saham tersebut tidak berubah. Hal ini disebabkan karena harga dasar bersifat tetap. Besarnya harga dasar ini akan tetap, sepanjang tidak ada perubahan harga pasar akibat dari harga teoritis baru suatu saham sebagai hasil perhitungan dari pengaruh aksi emiten seperti,rights issue,stock split, saham bonus, dividen saham, warrant redeption, dan sebagainya (Ang,1997).
 b. Indeks Harga Saham Gabungan 
Indeks harga saham gabungan suatu rangkaian informasi historis mengenai pergerakan harga saham gabungan, sampai tanggal tertentu. Indeks harga saham gabungan mencerminkan suatu nilai yang berfungsi sebagai pengukuran kinerja suatu saham gabungan di bursa efek (Sunariyah, 2006). Ada 3 cara pembobotan yang bisa digunakan untuk penentuan metode hitungan indeks pasar (Bodie, Kane dan Marcus, 2006 : hal 63) : 
1. Berdasarkan harga (tertimbang berdasarkan harga atau price-weighted) 
2. Berdasarkan nilai kapitalisasi pasar ( tertimbang berdasarkan nilai atau market value-weighted). 
 3. Tidak tertimbang atau berbobot sama ( unweighted atau equal-weights) Berikut ini akan dijelaskan secara ringkas mengenai indeks saham dari masing-masing negara yang akan dijadikan obyek penelitian, yang dikutip dari situs Bloomberg:
 1. Bombay Stock Exchange Sensitive Index (BSE SENSEX) 
BSE SENSEX merupakan indeks saham gabungan yang mewakili negara India, indeks ini terdiri dari 50 perusahaan yang mewakili 24 sektor. Pada awalnya mulai diperdagangkan dengan nilai dasar 1000 pada tanggal 3 November 1995. Namun Pada bulan Januari 2005, nilainya meningkat hampir menjadi 2.000. 
2. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
 Indeks Harga Saham Gabungan atau biasa disingkat IHSG, disebut juga Jakarta Composite Index, JCI, atau JSX Composite merupakan salah satu indeks pasar saham yang digunakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI; dahulu Bursa Efek Jakarta (BEJ). Diperkenalkan pertama kali pada tanggal 1 April 1983, sebagai indikator pergerakan harga saham di BEJ, Indeks ini mencakup pergerakan harga seluruh saham biasa dan saham preferen yang tercatat di BEI. Hari Dasar untuk perhitungan IHSG adalah tanggal 10 Agustus 1982. 18 3. Kuala Lumpur Composite Index (KLSE) KLSE merupakan indeks saham gabungan yang mewakili negara Malaysia, yang terdiri dari 30 saham dari perusahaan-perusahaan terbesar di Malaysia. Indeks ini mulai dijual pada tahun 1994. 
4. Korean Composite Stock Price Index (KOSPI)
 KOSPI merupakan indeks saham utama Korea Selatan yang dihitung memakai metode value weighted. Indeks Kospi menggunakan sampel seluruh saham yang tercatat di bursa saham Korea Selatan. Indeks ini dihitung berdasarkan nilai dasar 100 pada tanggal 4 Januari 1980
 5. Philippines Stock Exchange Index (PSEI) 
PSEI Index merupakan indeks dari negara Filipina. Indeks ini mulai diperdagangkan pada tanggal 28 Februari, 1990. Kemudian pada tanggal 4 Maret tahun 2006 dilakukan Free-Float Adjusted, dan pembagian berdasarkan industry mulai efektif. Sebelumnya indeks saham ini bernama PSE Composite.
 6. The Straits Times Index ( STI) 
The Straits Times Index adalah indeks saham gabungan yang mewakili negara Singapura yang didasarkan capitalization weighted index dari 30 perusahaan perwakilan tercatat di bursa efek Singapura. Mulai diperdagangkan pada 31 Agustus 1998 19 
7. Stock Exchange Thailand (SETI) 
SETI adalah indeks saham gabungan yang mewakili negara Thailand, diperkenalkan pertama kali pada tanggal 30 April tahun 1975. Indeks ini dihitung berdasarkan nilai dasar 100. 
8. Shenzhen Composite Index (SSE) 
Shenzhen Composite Index adalah indeks saham yang mewakili negara China, Indeks ini mulai diperdagangkan pada tanggal 3 April 1991 dengan harga dasar 100. 
9. Tokyo Price Index (TOPIX) 
TOPIX merupakan indeks saham gabungan yang mewakili negara Jepang, indeks ini terdiri dari 33 sektor industry yang pada awalnya mulai diperdagangkan dengan nilai dasar 100 pada 4 Januari 1968. 10. Taiwan Stock Exchange Weighted Index (TAIEX/TWII) TAIEX atau juga disebut TWII, adalah indeks harga saham gabungan dari seluruh saham biasa yang tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Taiwan. Indeks ini diperdagangkan mulai pada tahun 1966.

Tidak ada komentar: