Terdapat 5 unsur daerah tujuan yang dikunjungi wisatawan
meliputi perencanaan, pelaksanaan pembangunan dan pengembangannya
(Nugroho, 2012).
a) Obyek dan daya tarik wisata
Daya tarik wisata menjadi suatu pendorong wisatawan untuk
mengunjungi suatu daerah tempat tujuan wisata.
b) Prasarana wisata
Diperlukan adanya pembangunan prasarana yang baik dan
disesuaikan dengan lokasi serta kondisi obyek wisata untuk
menunjang kesiapan obyek-obyek wisata yang akan dikunjungi
para wisatawan. Prasarana wisata seperti akses jalan yang baik,
adanya ketersediaan listrik, adanya ketersediaan air bersih, adanya
telekomunikasi, adanya terminal, jembatan, dan lain sebagainya.
Pembangunan prasarana juga akan meningkatkan aksesibilitas
suatu obyek wisata yang dapat meningkatkan daya tarik objek
wisata itu sendiri.
c) Sarana Wisata
Pengadaan sarana wisata dapat disesuaikan dengan kebutuhan
masyarakat dan tidak semua obyek wisata memerlukan sarana yang
lengkap atau sama. Berbagai sarana wisata yang selayaknya
disediakan pada tujuan wisata yaitu adanya hotel, adanya biro perjalanan, terjangkaunya alat transportasi dengan mudah, adanya
restoran dan rumah makan serta sarana pendukung lainnya.
d) Infrastruktur
Infrastruktur merupakan hal yang penting dalam suatu obyek
wisata, karena infrastruktur yang mendukung berfungsinya sarana
dan prasarana dalam sebuah wisata, baik yang berupa sistem
pengaturan maupun bangunan fisik di atas permukaan tanah dan di
bawah tanah.
e) Masyarakat atau Lingkungan
• Masyarakat
Masyarakat tempat tujuan wisatalah yang pertama kali akan
menerima kedatangan dan memberikan pelayanan kepada
wisatawan. Oleh karena itu masyarakat sekitar perlu
mengetahui jenis dan kualitas yang dibutuhkan oleh
wisatawan, dengan cara membentuk komunitas masyarakat
yang sadar wisata. Sebab dengan adanya komunitas tersebut
akan membawa dampak positif bagi masyarakat karena
mereka akan mendapat keuntungan dari para wisatawan
yang membelanjakan uangnya.
• Lingkungan
Lingkungan alam sekitar obyek wisata juga harus tetap
diperhatikan dan terjaga supaya tidak rusak dan tercemari
oleh sampah. Kegiatan manusia yang terus meningkat dari tahun ke tahun akan merusak ekosistem flora dan fauna
disekitar obyek wisata. Oleh karena itu diperlukan adanya
upaya menjaga kelestarian lingkungan melalui perarutan
dalam pengelolaan obyek wisata alam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar