Senin, 16 Desember 2019

Konsep Willingness to Pay (skripsi dan tesis)

Secara umum konsep Willingness to Pay merupakan jumlah maksimum yang rela dibayarkan oleh seseorang untuk memperoleh kualitas pelayanan yang baik. Pengukuran jumlah maksimum seseorang ingin mengorbankan barang dan jasa untuk memperoleh barang dan jasa lainnya disebut dengan nilai ekonomi. Konsep ini disebut dengan willingness to pay seseorang terhadap barang dan jasa yang dihasilkan oleh sumber daya alam dan lingkungan.
 Menurut Fembrianty Erry P dkk, 2011 dalam Nugroho, 2012 memberikan penjelasan bahwa Willingness to Pay disebut juga sebagai harga maksimum yang konsumen rela bayarkan terhadap barang dan jasa serta mengukur nilai yang ingin konsumen bayarkan terhadap barang dan jasa, dengan kata lain dapat diartikan untuk mengukur manfaat marjinal dari konsumen. Secara grafis, willingness to pay terletak pada area dibawah kurva permintaan. Surplus konsumen adalah perbedaan antara jumlah yang dibayarkan oleh konsumen untuk barang dan jasa dengan kesediaan untuk membayar. Surplus konsumen dapat terjadi pada saat konsumen menerima 23 kelebihan dari yang dibayarkan dan kelebihan ini berakar pada hukum utilitas marjinal yang semakin menurun

Tidak ada komentar: