Ukuran perusahaan menggambarkan besar kecilnya suatu perusahaan yang
dapat dinyatakan dengan total aktiva atau total penjualan bersih. Semakin besar total
aktiva maupun penjualan maka semakin besar pula ukuran suatu perusahaan.
Semakin besar aktiva maka semakin besar modal yang ditanam, sementara semakin
banyak penjualan maka semakin banyak juga perputaran uang dalam perusahaan.
Dengan demikian, ukuran perusahaan merupakan ukuran atau besarnya asset yang
dimiliki oleh perusahaan.
Ukuran perusahaan sangat bergantung pada besar kecilnya perusahaan yang
juga berpengaruh terhadap struktur modal, terutama berkaitan dengan kemampuan
memeroleh pinjaman. Perusahaan besar lebih mudah memeroleh pinjaman karena
nilai aktiva yang dijadikan jaminan lebih besar dan tingkat kepercayaan bank atau
lembaga keuangan jauh lebih tinggi (Ruly Wiliandri, 2011: 101).
24
Pada kenyataannya, bahwa suatu perusahaan yang besar dan mapan (stabil)
akan lebih mudah untuk ke pasar modal. Kemudahan untuk ke pasar modal maka
berarti fleksibilitas bagi perusahaan besar lebih tinggi serta kemampuan untuk
mendapatkan dana dalam jangka pendek juga lebih besar daripada perusahaan kecil
Tidak ada komentar:
Posting Komentar