Menurut Wahyudi, Agung (2018) Modul Elearning Asosiasi
Tenaga Teknik Indonesia (ASTTI) & LP2KTTI Seri K3, terdapat
lima langkah dalam pembuatan JSA:
- Menentukan jenis pekerjaan
Pekerjaan yang memiliki riwayat kecelakaan kerja yang paling
parah atau sering merupakan prioritas utama untuk dianalisa
keselamatanya. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam
menentukan pekerjaan yang akan dianalisa ialah sebagai
berikut:
a. Tingkat keseringan kecelakaan kerja
b. Tingkat kecelakaan yang mengakibatkan cacat
c. Potensi keparahan kecelakaan kerja
d. Pekerja yang bersifat baru
e. Pekerjaan yang memiliki riwayat hampir celaka (nearmiss) - Merinci urutan-urutan atau langkah-langkah pekerjaan dari
awal mulai pekerjaan sampai dengan selesai pekerjaan - Mengidentifikasi bahaya dan potensi kecelakaan kerja terhadap
tiap-tiap urutan kerja yang dilakukan - Menentukan langkah pengendalian terhadap bahaya-bahaya
tiap urutan pekerjaan yang dilakukan - Komunikasi kepada semua pihak yang berkepentingan
Hasil JSA merupakan masukan untuk meningkatkan standart
dan prosedur pekerjaan. Lakukan langkah perbaikan peralatan,
cara kerja atau prosedur untuk menjalankan pekerjaan tersebut
agar diketahui oleh semua pihak yang terlibat didalamnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar