Keadilan Distibutif dalam organisasi atau perusahaan memfokuskan
pada persepsi seseorang terhadap adil dan tidaknya outcome yang mereka
terima, yaitu penilaian mereka terhadap kondisi akhir dari proses alokasi.
Individu akan membandingkan input dengan output atau outcome yang ia
terima dari organisasi atau perusahaan. Keadilan distributif akan
memuaskan karyawan apabila memenuhi kebutuhan yang sesuai dengan
harapan.
Keadilan distributif menurut Tjahjono (2014) menyatakan bahwa
keadilan distributif bersifat transaksional antara organisasi atau perusahaan
dan karyawan. Sehingga distributif yang adil menjadi sangat penting bagi
karyawan. Ketika seseorang bekerja pada perusahaan atau organisasi,
maka kesejahteraan mereka tergantung pada distributif sumber daya di
dalamnya.
Para karyawan mempertimbangkan keputusan keadilan distributif
ketika menerima penghargaan finansial dalam menentukan pekerjaan yang
mereka lakukan, karena akan mempengaruhi sikap mereka tehadap
organisasi atau perusahaan. Ketika para karyawan merasa diperlakukan
secara adil setelah berpartisipasi dalam rencana pembagian keuntungan,
mereka merasakan efek dari keadilan distributif.
Indikator-indikator dari keadilan distributif menurut Hasmarini
(2008:101) yaitu:
a. Jadwal kerja dan jam kerja
b. Beban kerja
c. Riwared atau penghargaan
d. Tanggung jawab pekerjaan
e. Kewajiban pekerjaaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar