Dalam penelitian ini peneliti menggunakan indikator motivasi dari teori Maslow. Teori hirarki kebutuhan dari Abraham Maslow menurut Sofyandi dan Garniwa(2007:102). Terdiri dari :1)Kebutuhan fisiologis (Physiological-need)Kebutuhan Fisiologis merupakan hirarki kebutuhan manusia yang palingdasar yang merupakan kebutuhan untuk dapat hidup seperti makan, minum, perumahan, oksigen, tidur dan sebagainya. 2)Kebutuhan rasa aman (Safety-need)Apabila kebutuhan fisiologis relatif sudah terpuaskan, maka muncul kebutuhan yang kedua yaitu kebutuhan akan rasa aman. Kebutuhan akan rasa aman ini meliputi keamanan akan perlindungan dari bahaya kecelakaan kerja, jaminan akan kelangsungan pekerjaannya dan jaminan akan hari tuanya pada saat mereka tidak lagi bekerja. 3)Kebutuhan sosial (Social-need)Jika kebutuhan fisiologis dan rasa aman telah terpuaskan secara minimal, maka akan muncul kebutuhan sosial, yaitu kebutuhan untuk persahabatan, afiliasi dana interaksi yang lebiherat dengan orang lain. Dalam organisasi akan berkaitan dengan kebutuhan
akan adanya kelompok kerja yang kompak, supervisi yang baik, rekreasi bersama dan sebagainya. 4)Kebutuhan penghargaan (Esteem-need)Kebutuhan ini meliputi kebutuhan keinginan untuk dihormati, dihargai atas prestasi seseorang, pengakuan atas kemampuan dan keahlian seseorangserta efektifitas kerja seseorang. 5)Kebutuhan aktualisasdiri (Self-actualization need)Aktualisadiri merupakan hirarki kebutuhan dari Maslow yang paling tinggi. Aktualisasi diri berkaitan dengan proses pengembangan potensi yang sesungguhnya dari seseorang. Kebutuhan untuk menunjukkan kemampuan, keahlian dan potensi yang dimiliki seseorang. Malahan kebutuhan akan aktualisasi diri ada kecenderunganpotensinya yang meningkat karena orang mengaktualisasikanperilakunya. Seseorang yang didominasi olehkebutuhan akan aktualisasidiri senang akan tugas-tugas yang menantangkemampuan dan keahliannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar