Menurut Badu dan Djafri (2017), secara operasional fungsi kepemimpinan dapat dibedakan menjadi lima fungsi pokok, yaitu: 1)Fungsi Instruktif yakni dimana seorang pemimpin berfungsi sebagai komunikator yang menentukan apa isi perintah, bagaimana cara mengerjakan suatu pekerjaan, dan dimana tempat mengerjakannya agar keputusan dapat diwujudkan secara efektif. Sehingga fungsiorang yang dipimpin hanyalah melaksanakan perintah.2)Fungsi Konsultatif yakni dimana seorang pemimpin dapat menggunakan fungsi konsultatif sebagai komunikasi dua arah. Hal tersebut digunakan ketika pemimpin berusaha menetapkan keputusan yang memerlukan bahan pertimbangan dan berkonsultasi dengan orang-orang yang dipimpinnya.3)Fungsi Partisipasi yakni dimana pemimpin berusaha menggerakkan orang-orang yang dipimpinnya, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam melaksanakannya. Setiap anggota kelompok memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan yang dijabarkan dari tugas-tugas pokok, sesuai dengan posisi masing-masing. 4)Fungsi Delegasi yakni dimana pemimpin memberikan wewenang untuk membuat atau menetapkan sebuah keputusan. Sehingga adanya kepercayaan seorang pemimpin kepada orang yang diberi kepercayaan untuk wewenang dengan melaksanakannya secara bertanggungjawab. Fungsi ini sebaiknya harus diwujudkan karena kemajuan dan perkembangan kelompok tidak mungkin diwujudkan oleh seorang pemimpin seorang diri. 5)Fungsi Pengendalian yakni dimana kepemimpinan yang efektif harus mampu mengatur aktivitas anggotanya secara maksimal. Dalam melaksanakan fungsi ini, pemimpin dapat mewujudkan melalui kegiatan bimbingan, pengarahan, koordinasi, dan pengawasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar