Fungsi kepemimpinan berhubungan dengansituasi sosial dalam kehidupan kelompokatau organisasi dimana fungsi kepemimpinan harus diwujudkandalam interaksi antarindividu. Fungsi dari kepemimpinan harusdiwujudkan dalaminteraksi antar individu. Fungsi pimimpinan masih ada hubungan dengan situasi kehidupan sosial kelompok danorganisasi. PenyataanRivai (2005:53) secara operasionalfungsipokokkepemimpinandapat dibedakan sebagai berikut:a. Fungsi Instruktif Fungsi ini bersifat komunikasi satu arah. Pemimpin sebagai komunikatormerupakan pihak yang menentukanapa, bagaimana, bilamana,dan dimana perintahitu dikerjakan agar keputusan dapat dilaksanakansecara efektif. Kepemimpinanyang efektif memerlukan kemampuan untukmenggerakkan dan memotivasi orang lain agar mau melaksanakanperintah. b. Fungsi konsultatif
Fungsi ini bersifatkomunikasi dua arah. Konsultasi itu dimaksudkan untukmemperoleh masukanberupa umpan balik untuk memperbaiki danmenyempurnakankeputusan-keputusan yang telah ditetapkan dan dilaksanakan. Denganmenjalankan fungsi konsultatif dapat diharapkankeputusan-keputusanpimpinan akan mendapat dukungan dan lebihmudah menginstruksikannya sehingga kepemimpinan berlangsung efektif. c. Fungsi Partisipasi Dalam menjalankan fungsi ini pemimpin berusaha mengaktifkan orang-orang yang dipimpinnya, baik dalam keikut sertaan mengambil keputusan maupun dalam melaksanakannya. Partisipasi tidak berarti bebas berbuat semaunya, tetapi dilakukan secara terkendali dan terarah berupa kerjasama dengan tidak mencampuri atau mengambil tugas pokok orang lain. Keikutsertaan pemimpin harus tetap dalam fungsi sebagai pemimpin dan bukankii pelaksana.d. Fungsi Delegasi Fungsi ini dilaksanakan dengan memberikan pelimpahan wewenang membuat atau menetapkan keputusan, baik melalui persetujuan maupun tanpa persetujuan dari pimpinan. Fungsi delegasi pada dasarnya berarti kepercayaan. Orang-orang penerima delegasi itu harus diyakini merupakan pembantu pemimpin yang mempunyai kesamaan prinsip, persepsi, dan aspiras
Fungsi-fungsi KepemimpinanFungsi kepemimpinan berhubungan dengansituasi sosial dalam kehidupan kelompokatau organisasi dimana fungsi kepemimpinan harus diwujudkandalam interaksi antarindividu. Fungsi dari kepemimpinan harusdiwujudkan dalaminteraksi antar individu. Fungsi pimimpinan masih ada hubungan dengan situasi kehidupan sosial kelompok danorganisasi. PenyataanRivai (2005:53) secara operasionalfungsipokokkepemimpinandapat dibedakan sebagai berikut:a. Fungsi Instruktif Fungsi ini bersifat komunikasi satu arah. Pemimpin sebagai komunikatormerupakan pihak yang menentukanapa, bagaimana, bilamana,dan dimana perintahitu dikerjakan agar keputusan dapat dilaksanakansecara efektif. Kepemimpinanyang efektif memerlukan kemampuan untukmenggerakkan dan memotivasi orang lain agar mau melaksanakanperintah. b. Fungsi konsultatif
Fungsi ini bersifatkomunikasi dua arah. Konsultasi itu dimaksudkan untukmemperoleh masukanberupa umpan balik untuk memperbaiki danmenyempurnakankeputusan-keputusan yang telah ditetapkan dan dilaksanakan. Denganmenjalankan fungsi konsultatif dapat diharapkankeputusan-keputusanpimpinan akan mendapat dukungan dan lebihmudah menginstruksikannya sehingga kepemimpinan berlangsung efektif. c. Fungsi Partisipasi Dalam menjalankan fungsi ini pemimpin berusaha mengaktifkan orang-orang yang dipimpinnya, baik dalam keikut sertaan mengambil keputusan maupun dalam melaksanakannya. Partisipasi tidak berarti bebas berbuat semaunya, tetapi dilakukan secara terkendali dan terarah berupa kerjasama dengan tidak mencampuri atau mengambil tugas pokok orang lain. Keikutsertaan pemimpin harus tetap dalam fungsi sebagai pemimpin dan bukankii pelaksana.d. Fungsi Delegasi Fungsi ini dilaksanakan dengan memberikan pelimpahan wewenang membuat atau menetapkan keputusan, baik melalui persetujuan maupun tanpa persetujuan dari pimpinan. Fungsi delegasi pada dasarnya berarti kepercayaan. Orang-orang penerima delegasi itu harus diyakini merupakan pembantu pemimpin yang mempunyai kesamaan prinsip, persepsi, dan aspiras
Tidak ada komentar:
Posting Komentar