Teori Entitas yang digagas oleh William A Paton menekankan bahwa suatu perusahaan memiliki identitas sendiri dan terpisah dari identitas pemiliknya. Dimana terdapat pemisahan antara kepentingan perusahaan dengan kepentingan pribadi. Atas dasar konsep ini kepemilikan aset yang dimiliki perusahaan, dan antara kewajiban dengan pemegang ekuitas oleh investor dalam aset tersebut merupakan hak yang berbeda. Teori entitas pada penelitian ini menjelaskan bahwa perusahaan mempunyai tanggungjawab terhadap kelangsungan hidupnya sendiri dan beroperasi atas namanya sendiri, dengan menyajikan laporan keuangan yang dimaksudkan untuk memenuhi syarat dalam kaitanya dengan kebutuhan dana yang diperlukan dimasamendatang, serta menjaga hubungan baik terhadap pemegang ekuitas(sari, 2013).Dalammenjaga hubungan baik antara perusahaan dan pemegang ekuitas maka suatu perusahaan perlu mengimplementasikan SAK EMKMdalam penyusunan laporan keuangan, sehingga pelaku UMKM dapat memenuhi syarat untuk memperoleh kebutuhan modal dari pihak eksternal dan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pihak pemberi modal. Penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EMKMjuga berfungsi sebagai pemisah antara keuangan perusahaandan uang pribadi dari pemilik(sari, 2013).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar