Penggunaan Persepsi kemudahan penggunaan merupakan tingkatan dimana seseorang percaya bahwa teknologi mudah dipahami (Sofiah & Muniarti, 2014).Persepsi mengenai kemudahan penggunaan sebuah teknologi merupakan suatu ukuran kepercayaan seseorang dimana seseorang percaya akan kemudahan penggunaan suatu sistem. Persepsi positif yang timbul akan secara langsung mempengaruhi niat penggunanya(Nerissa & Hapsari, 2018). Niat penggunaan adalah kecenderungan perilaku seseorang untuk tetap menggunakan suatu teknologi. Persepsi kemudahan penggunaan memiliki pengaruh langsung terhadap niat penggunaan suatu sistem (Ngr, Pradipta, & Supadmi, 2015).Berdasarkan definisi tersebut dapat dikatakan bahwa penggunaan suatu sistem yang dianggap mudah mampu mengurangi usaha seseorang dalam menggunakan suatu sistem. Intensitas pengguna merupakan faktor penentu dari persepsi yang timbul pada individu. Intensitas pengguna dalam menggunakan sistem tersebut merupakan pemicu akan timbulnya persepsi bahwa sistem tersebut lebih mudah untuk dioperasikan dan digunakan (Yuniarti, Dewi, & Wahyuni, 2017).Menurut penelitian yang dilakukan (Anggraini, 2015) perkembangan yang berkaitan dengan teknologi berdampak pada kemudahan informasi yang dapat diperoleh pelaku UMKM dalam keputusan penggunaan suatu informasi (Karootli et al., 2010). Model penerimaan teknologi informasi bahwa perilaku penerimaan teknologi mempostulasikan bahwa perilaku penerimaan teknologi informasi dibangun diatas keyakinan utama yaitu persepsi kemudahan penggunaan. Persepsi kemudahan penggunaan diidentifikasikan sebagai suatu derajat dimana seseorang percaya bahwa penggunaan suatu sistem dapat meningkatkan performa kinerja dengan kata lain penggunaan teknologi informasi dapat dipercaya dapat mendatangkan manfaat bagi penggunanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar