Modal ialah suatu alat yang berguna untuk proses selanjutnya ( Alma 2015: 22). Pengertian modal usaha menurut kamus bersar bahasa indonesia dalam (Nugraha 2011: 9) “ modal usaha adalah uang yang di pakain sebagai pokok (induk) untuk berdagang, melepas uang, dan sebagainya (uang,barang dan sebagainya) yang dapat di gunakan untuk menghasilkan sesuatu yang menambah kekayaan “. Modal merupakan hal yang utama dalam menjalankan suatu usaha, termasuk perdagangan, modal yang di gunakan dapat bersumber dari modal sendiri, namun bila ternyata modal sendiri tidak mencukupi dapat ditambah dengan modal pinjaman jadi, secara umum jenis modal yang dapat diperoleh untuk memenuhi kebutuhan modalnya terdiri atas modal sendiri dan modal pinjaman (Prawirosentono, 2001: 118). Modal sehari –hari dalam usaha dagang lebih mudah disebut sebagai modal lancar yaitu kekayaan atau aktiva yang diperlukan oleh pedagang untuk menyelenggarakan kegiatan jual beli atau untuk membiayai operasionalnya sehari –hari. Pembelian barang dagangan, Pembayaran upah dan pembiayaan operaional berasal dari modal lancar yang berlangsung terus menerus dalam kegiatan jual beli yang diharapkan akan terus meningkatkan pendapatan pedagang (Isni, 2016; 21).Banyak kalangan yang menganggap bahwa uang bukan segalanya, dalam sebuah bisnis namunperlu dipahami bahwa uang dalam sebuah usaha sangat di perlukan. Yang menjadi persoalan disini bukanlah penting atau tidaknya modal, karena keberadaanya memang sangatlah diperlukan, akan tetapi bagaimana mengelola modal secara optimal sehingga bisnis yang di jalankan dapat berjalan lancar (Amirullah: 2005:7). Menurut bambang riyanto (1997:19) pengertian modal usaha sebagai ikhtisar neraca suatu perusahaan yang menggunakan modal kongkrit dan modal abstrak. Modal konkrit dimaksudkan sebagai modal aktif sedangkan modal abstrak dimaksudkan sebagai modal pasif. 1.Sifat –Sifat Modal dan JenisnyaBeberapa sifat yang dimiliki modal sekaligus merupakan sebab meningkatnya perhatian terhadap modal.
a.Modal mempunyai sifat produktif yaitu meningkatkan kapasitas produksi. 2 hal yang dapat dijual belikan dalam pasar modal pada saat tertentu “stock” dan jasa atau service. Modal yang produktif adalah dapat memberikan pendapapatan dengan jumlah biaya yang minimum.b.Modal mempunyai sifat prospektif, yaitu modal dapat mempertahankan atau meningkatkan produksi dalam waktu yang akan datang. Sifat ini terwujud apabila sebagian daripada pendapatan yang diterima hari ini dapat disisihkan. Masalah pokok dari Usaha kecil ialah bagaimana menyisihkan sebagian daripada pendapatannya yang hanya cukup bahkan kurang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.c.Pertumbuhan modal berhubungan erat dengan faktor produksi kerja, karena modal digunakan bersama-sama dengan kerja.d.Modal dapat meningkatkan pemakaian tenagakerja misalnya di daerah yang tanah pertaniannya terbatas. Dengan menambahkan modal dapat mengintensifkan pengusahanya sehingga tenaga kerja yang digunakan dalam Usaha Kecil meningkat. Hal ini sekaligus meningkatkan produksi dan pendapatan, ini berarti pula upah kerja dapat ditingkatkan dengan penambahan modal. Selanjutnya modal dapat pula menghemat tenaga kerja.Berdasarkan jenisnya modal dibagi kedalam beberapa bagian yaitu:a.Tanah Tanah sebagai modal di dalam Usaha Kecil di Indonesia dan di Negara berkembang lainnya, berperan sangat besar. Hal ini Karena modal di luar tanah yang dimiliki petani sangat terbatas (kecil sekali). Sebab-petani-petani belum punya modal berupa mesin-mesin atau alat-alat yang mahal harganya.b.BangunanBangunan yang termasuk modal Usaha Kecil ialah bangunan yang termasuk bagian Usaha Kecil tersebut. Bangunan ini didirikan dan digunakan untuk kelancaran Usaha Kecil. Bangunan ini berupa tempat produksi,gudang, penyimpanan bahan baku, penyimpanan barang jadi dll.c.Alat-alat Macam dan jumlah alat-alat yang di gunanan dalam pembuatan makanan ringan di Desa Kelangonan ini sangat terbatas, karena mereka tidak memiliki alat –alat pelaku usaha kecil yang telah memiliki beberapa alat yang sedikit lebih modern sehingga dapat membantu meringankan biaya operasional , hanya saja tak semua memiliki alat sehingga pada saat ini banyak pelaku usaha kecil yang menggunakan alat tradisional dengan cara manual dalam proses pembuatan makanan ringan tersebut.d.Sarana Produksi (bahan Perlengkapan)Sarana produksi terdiri dari Bahan Baku, dan bahan pendukung lainnya serta sarana produksi lainnya termasuk pada biaya tidak tetap. Penggunaan sarana produksi ini pada usaha kecil hanya untuk sekali produksi.e.Uang TunaiUang Tunai yang diperhitungkan adalah uang tunai yang betul-betul diperuntukkan bagi Usaha Kecil. Hal ini perlu ditegaskan mengingat Usaha Kecil di Indonesia, pembatasan antara uang tunai untuk Usaha Kecil dengan uang tunai untuk kebutuhan hidup Pelaku usaha dan keluarganya sulit untuk dibedakan. Uang tunai merupakan alat untuk membeli semua perlengakapan produksi yang diperlukan. Fungsi uang tunai adalah untuk membiayai semua peralatan dan perlengkapan yang berasal dari luar Usaha Kecil.Modal menurut fungsinya dibedakan menjadi 2 bagian yaitu, :a. Modal Tetap (Fixed Capital)Modal tetap (Fixed Capital) adalah modal yang tidak habis dalam satu kali proses produksi atau dapat dipakai berkali-kali dalam proses produksi. Modal tetap bukan berarti tidak pernah habis.b. Modal Tidak Tetap (Modal Lancar/Usaha)Modal tidak tetap adalah Modal yang habis satu kali proses produksi. Jadi setiap kali proses produksi modal variabel perlu disediakan atau ditambahkan modal variabel ini. Dalam usaha makanan ringan contohnya : Tepung, peralatan dan bahan baku dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar