Senin, 19 Desember 2022

Karakteristik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) (skripsi, tesis, dan disertasi)

Karakteristik yang melekat pada UMKM merupakan kelebihan dankekurangan UMKM itu sendiri. Beberapakelebihan yangdimiliki UMKM adalahsebagai berikut:a.daya tahanMotivasipengusahakecilsangatkuatdalammempertahankankelangsungan usahanya karena usaha tersebut merupakan satu-satunyasumber penghasilan keluarga. Oleh karena itu pengusaha kecil sangatadaptif dalammenghadapi perubahan situasi dalam lingkungan usaha.b.padat karyaPada umumnya UMKM yang ada di Indonesia merupakan usahayang bersifat padat karya.Dalam proses produksinya, usaha kecil lebih
memanfaatkan kemampuan tenaga kerja yang dimiliki daripadapenggunaan mesin-mesin sebagai alat produksi.c.keahlian khususUMKM di Indonesia banyak membuat produk sederhana yangmembutuhkan keahlian khusus namun tidak terlalu membutuhkanpendidikan formal. Keahlian khusus tersebut biasanya dimiliki secaraturun-temurun. Selan itu, produk yang dihasilkan UMKM di Indonesiamempunyai kandungan teknologi yang sederhana dan murah.d.jenis produkProduk yang dihasilkan UMKM di Indonesia pada umumnya bernuansakultur, yang pada dasarnya merupakan keahlian tersendiri dari masyarakatdi masing-masing daerah. Contohnya seperti kerajinan tangan dari bambuatau rotan, dan ukir-ukiran kayu.e.keterkaitan dengan sektor pertanianUMKM di Indonesia pada umumnya masih bersifatagricultural basedkarena banyak komoditas pertanian yang dapat diolah dalam skala keciltanpa harus mengakibatkan biaya produksi yang tinggi.f.permodalanPada umumnya, pengusaha kecil menggantungkan diri pada uang(tabungan) sendiri atau dana pinjaman dari sumber-sumber informal untukkebutuhan modal kerja(Tambunan,2002:166).Kelemahan-kelemahan UMKM tercermin pada kendala-kendala yangdihadapi oleh usaha tersebut. Kendala yang umumnya dialami oleh UMKM adalah adanya keterbatasan modal, kesulitan dalam pemasaran dan penyediaanbahan baku, pengetahuan yang minim tentang dunia bisnis,keterbatasanpenguasaan teknologi, kualitas SDM (pendidikan formal) yang rendah,manajemen keuangan yang belum baik, tidak adanya pembagian tugas yang jelas,serta sering mengandalkan anggota keluarga sebagai pekerja tidak dibayar(Tambunan, 2002:169)

Tidak ada komentar: