Senin, 19 Desember 2022

Akses Pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) (skripsi, tesis, dan disertasi)

Kurangnyaaksespembiayaanmerupakanhambatanutamabagipertumbuhan dan pengembangan UMKM karena lembaga keuangan formal ataukomersial ragu untuk mengucurkan pinjaman kepada mereka.Lembaga keuanganformal menganggapjaminan yang diberikan oleh pengusaha kecil tidak layak. Halini dikarenakan keadaan produksi sering kali beresiko dan tidak stabil sehinggadapat berakibat pada kegagalan pelunasan kredit. Lembaga keuangan formal ataukomersial lebih cenderung menyalurkan kreditkepada perusahaan yang berskalabesar dan beresiko rendah. Hal ini terjadi karena adanya pengendalian tingkatbunga dan pemberian pinjaman oleh perantara-perantara keuangan di kebanyakannegara yang sedang berkembang.Ketika lembaga keuangan formal atau komersialmenyalurkan kredit ke pengusaha kecil makaintensif yang diterima tidakbesar.Hal ini dikarenakan biaya administrasi dan prosedural yang dikeluarkantidaksebanding dengan nilai kredit yang diberikan(Arsyad, 2008:14).Masalah akses dalam memperoleh pinjamansemakin diperburuk olehkenyataan bahwa usaha-usaha kecil dikelola oleh orang-orang yang hanya
 mendapatkan pendidikan dasar selama beberapa tahunsaja. Ada kemungkinanbahwa orang-orang dengan tingkat pendidikan seperti itu tidak memilikikeberanian untuk meminta bantuan keuangan kepada lembaga pemberi pinjaman.Jika faktor kurangnya pendidikan tersebut tetap ada, maka akses untukmemperoleh pinjaman bagi pengusaha kecil berpendapatan rendah perluditingkatkan(Arsyad, 2008:15)

Tidak ada komentar: