Arens, Elder, dan Beasley (2008:370)[5] menyatakan bahwa sistem pengendalian internal terdiri atas kebijakan dan prosedur yang dirancang untuk memberikan manajemen kepastian yang layak bahwa perusahaan telah mencapai tujuan dan sasarannya. Sedangkan menurut Hall (2009:181)[6], sistem pengendalian internal terdiri atas berbagai kebijakan, praktik, dan prosedur yang diterapkan oleh perusahaan untuk mencapai empai tujuan umumnya: a.Menjaga aktiva perusahaan. b.Memastikan akurasi dan keandalan catatan serta informasi akuntansi. c.Mendorong efisisensi dalam operasinal perusahaan. d.Mengukur kesesuaian dengan kebijakan serta prosedur yang telah ditetapkan oleh pihak manajemen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar