Menurut Slamat Sugiri (2012:1), sistem pengendalian intern meliputi struktur organisasi, semua cara, dan alat-alat terkoordinasi yang digunakan di dalam perusahaan dengan tujuan untuk mengamankan asetperusahaan, meningkatkan ketelitian dan dapat dipercayainya data akuntansi, meningkatkan efisiensi operasi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen.Sistem pengendalian internalterdiri atas kebijakan dan prosedur yang dirancang untuk memberikan kepastian yang layak bagi manajemen, bahwa perusahaan telah mencapai tujuan dan sasarannya. Manajemen memiliki tiga tujuan umum dalam merancang sistem pengendalian intern yang efektif, yaitu keandalan pelaporan keuangan, efisiensi danefektivitas operasi sertaketaatan pada hukum dan peraturan, (Hery, 2011:87).Sistem pengendalian intern adalah semua rencana organisasional, metode dan pengukuran yang dipilih oleh suatu kegiatan usaha untuk mengamankan harta kekayaannya, mengecek keakuratan dan keandalan data akuntansi usaha tersebut, meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung dipatuhinya kebijakan manajerial yang telah ditetapkan, (Anastasia Diana dan Lilis Setiawati, 2011:82).
Menurut Amin Widjaja Tunggal (2014:70), sistem pengendalian intern merupakan suatu proses yang dijalankan oleh dewan komisaris, manajemen dan personil lain, yang didesain untuk memberikan keyakinan memadai tentang pencapaian tiga golongan tujuan, yaitu efektivitas dan efisiensi operasi, keandalan pelaporan keuangan, kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku.Dari penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian internal merupakan suatu proses yang dilakukan oleh pimpinan dan karyawan dalam perusahaan untuk mencapai tujuan organisasi. Setiap entitas berangkat pada sebuah misi, sambil menetapkan yang ingin dicapai dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Tujuan dapat ditetapkan sebagai suatu keseluruhan, atau ditujukan pada kegiatan-kegiatan spesifik dalam entitas. Tujuan yang umum bagi semua entitas mencapai dan memelihara manipulasi positif dalam bisnis dan komunitas konsumen, menyediakan laporan keuangan yang handal kepada stakeholder, dan beroperasi dengan mematuhi hukum dan regulasi. Tujuan-tujuan tersebut termasuk dalam tiga kategori:1)Operasi; berhubungan dengan penggunaan sumber entitas secara efisien dan efektif.2)Pelaporan keuangan; berhubungan dengan persiapan laporan keuangan yang diterbitkansecara handal.3)Kepatuhan; berhubungan dengan kepatuhan entitas pada hukum dan regulasi (Murtanto,2015:24)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar