Minggu, 12 Juni 2022

Pengendalian Internal (skripsi tesis dan disertasi)

Pengendalian intern diartikan sebagai suatu prosesatau kegiatan, yang dipengaruhi oleh sumber daya manusia dan sistem teknologi informasi, yang dirancang utnuk membantu organisasi mencapai suatu tujuan atau objektif tertentu. Pengendalian intern merupakan suatu cara untuk mengawasi,mengarakan dan mengukur sumber dayaorganisasi. Pengendalian intern berperan penting untuk mencegah dan mendeteksi penggelapan dan melindungi sumber daya organisasi baik yang berwujud maupun tidak berwujud. Pengertian pengendalian intern menurut beberapa pendapat.Anastasia dan Lilis(2010 : 82) dalam Habibie“Pengendalian Intern merupakan kegiatan yang sangat penting sekali dalam pencapaian tujuan usaha. Demikian pula dunia usaha mempunyai perhatian yang semakin meningkat terhadap pengendalian intern. Pengendalian intern adalah semuarencana organiaional, metode, dan pengukuran yang dipilih oleh uatu kegiatan usaha untuk mengamankan harta kekayaanya, mengecek keakuratan dan keandalan data akuntani usaha tersebut, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung dipatuhinya kebijakan manajerial yang telah ditetapkan”.Mulyadi (2016 : 129)Sistem Pengendalian Internal meliputi struktur organisasi, metode, dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk
 
 
menjaga aset organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi, mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen.Krismiaji (2015 : 16)Pengendalian intern (internal control) adalah rencana organisasi dan metode yang digunakan untuk menjaga atau melindungi aktiva, menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya, memperbaiki efisieni dan untuk mendorongditaatinya kebijakan menejemen. Tmbooks (2015 : 36)Pengendalian internal adalah proses yang dirancang untuk memberikan jaminan tercapainya tujuan yang berkaitan dengan efektivitas dan efisiensi operasi, reabilitas, pelaporan keuangan, dan ketaatan pada peraturan hukum yang berlaku.Hery (2013 : 159) Pengendalian Intern seperangkat kebijakan dan prosedur untuk melindungi aset atau kekayaan perusahaan dari segala bentuk tindakan penyalahgunaan, menjamin tersedianya informasi akuntansi perusahaan yang akurat, serta mematikan bahwa semua ketentuan hukum/ undang-undang serta kebijakan manajemen telah dipatuhi atau dijalankan sebagaimana mestinya oleh seluruh karyawan perusahaan.Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa pengendalian internal adalah pengendalian yang merupakan bagian terpenting dalam suatu perusahaan, dimana pengendalian internal bagian dari organisasi yang melindungi aset atau kekayaan perusahaan, sehingga bisa menjamin
 
 
sistem informasi yang akurat mendukung kebijakan dalam manajemen perusahaan.Pengendalian manajemen merupakan konsep yang lebih luas dibandingkan dengan pengendalian intern, yang memiliki karakteristik berikut:1.Merupakan bagian yangintegral dari tanggung jawab manajemen.2.Berorientasi pada personil dan dan mencoba membantu karyawan mencapai tujuan organisasi dengan mengikuti kebijakan organisasi.3.Dirancang untuk mengurangi terjadinya berbagai kesalahan (error & irregularritie), dan untuk mencapai tujuan organisasi.Sruktur pengendalian intern adalah kebijakan dan prosedur yang ditetapkan untuk memberikan jaminan yang layak bahwa tujuan khusus organisasi akan dicapai. Tujuan dan dilakukanya pengendalian intern menurut Mulyadi dalam Novianyah dan Shelly (2014) adalah:1.Menjaga kekayaan organisasi.2.Mendorong efisiensi.3.Mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen.Untuk itu maka perlu menerapkan prinsip-prinsip dalam melaksanakan pengendalian intern.Suatu sitem akuntani setidaknya harus memenuhi enam prinsip utama dari dasar pengendalian internal perusahaan yang meliputi beberapa hal sebagai berikut ini:1.Pemisahan dari tiap masing-masing fungsi divisi, tujuan utama dari pemisahan fungi masing-masing divisi ini sebenarnya adalah untuk menghindari atau meminimakan terjadinya kesalahan dan
 
 
mempermudah dalam hal pengawasan agar dapat segera membereskan kesalahan atau ketidakberesan agar dapat tidak sampai berlarut-larut terlalu lama yang dapat menyebabkan terhentinya operasional bisnis.2.Membuat prosedur dari pemberian wewenang dan tanggungjawab, hal ini untuk menjamin bahwa transaksi sudah ter otorisir dengan baik oleh setiap orang yang memegang kendali dan wewenang masing-masing.3.Prosedur file dan dokumentasi, pada prinsip ini prosedur mendokumentasi yang layak dan rapi sangat penting dalam hal menciptakan sistem pengendalian akuntansi yang lebih efektif dan profesional.4.Prosedur pencatatan akuntansi, agar dapat disiapkanya catatan-catatan akuntansi yang lebih teliti secara cepat dan data akuntansi dapat dilaporkan kepada pihak yang akan menggunakanya secara lebih tepat waktu dan terasa dengan baik.5.Pengawasan berkala terhadap harta fisik, pada prinsip ini berhubungan langsung dengan berbagai peralatan, perlengkapan dari segi mekanis maupun elektronis dalam setiap pelakanaan dan pencatatan transaksi operasional sehari-hari perusahaan.Pemerikasan internal secara bebas dadakan tanpa terjadwal, menyangkut pembandingan antara catatan asset dengan asset yang betul-betul ada, menyelenggarakan rekening-rekening kontrol dan mengadakan perhitungan kembali tentang penerimaan kas dan lain sebagainya. Hal ini
bertujuan untuk mengadakan perihal pengawasan terhadap kebenaran data baik dari sisi fisik maupun sisi catatan.

Tidak ada komentar: