Partisipasi penyusunan anggaran sebagai suatu prosesdalam organisasi yang melibatkan para anggota organisasi dalam mencapai tujuan dan kerjasama untuk menentukan satu rencana.Keikutsertaan aparat pemerintah daerah dalam penyusunan anggaran dapat mengembangkan pengetahuan mereka tentang anggaran dan kemudian mampu menginformasikan secara jelas kepada masyarakat mengenai anggaran yang disusun oleh pemerintah.Partisipasi dalam penyusunan anggaran berpengaruh terhadap banyak faktor seperti motivasi, kinerja, kepuasan kerja serta sikap terhadap perusahaan. Akan tetapi, (Saraswati, 2015)mengungkapkan bahwa partisipasi anggaran menjadi sarana bagi manajemen puncak untuk mengevaluasi kinerja manajerial fungsional dan mendistribusikan penghargaan dan hukuman. Oleh karena itu, partisipasi anggaran sedemikian penting untuk meningkatkan sikap dan kinerja manajerial. (Hansen & Mowen, 2013)mengatakan bahwa penggunaan anggaran bertujuan untuk pengendalian evaluasi kerja,komunikasi,dan koordinasi menyiratkan untuk membawa banyak dimensi perilaku. Begitu pula dengan
(Milani, 1975)juga berpendapat bahwa tingkat keterlibatan dan pengaruh bawahan pada anggaran terhadap pengambilan keputusan dalam proses penganggaran adalah faktor utama.Inti dari partisipasi anggaran adalah kerjasama antara seluruh tingkatan organisasi. Manajer puncak biasanya kurang mengetahui kondisi perusahaan sehari-hari sehingga harus mengandalkan informasi anggaran yang lebih rinci dari bawahannya. Dari sisi lain, manajer puncak mempunyai perspektif yang lebih luasatas perusahaan secara keseluruhan yang sangat vital dalam penyusunan anggaran secara umum. Partisipasi anggaran akan menciptakan mekanisme pertukaran informasi. Pertukaran informasi membuat masing-masing manajer akan memperoleh informasi tentang kerja (Indarto & Ayu, 2011).Menurut (Govindarajan, 2012)terdapattiga pendekatan yang digunakan dalam penyusunan anggaran yaitu top-down (pendekatan dari atas ke bawah), bottom-up (pendekatan dari bawah ke atas) dan pendekatan lain yang merupakan gabungan dari kedua pendekatan yaitu pendekatan partisipasi. Menurut (Aji & Kholili, 2014)partisipasi dalam penyusunan anggaran adalah sebagai tingkat keterlibatan yang dirasakan manajer tingkat bawah dalam proses penyusunan anggaran. Partisipasi penyusunan anggaran akan mempengaruhi kinerja manajerial, karena dengan adanya partisipasi penyusunananggaran maka manajer yang merasa terlibat akan bertanggung jawab pada pelaksanaan anggaran sehingga manajer tingkat bawah diharapkan akan melaksanakan anggaran dengan lebih baik. Penyusunan anggaran dengan pendekatan dari atas, anggaran disusun oleh manajer tingkat atas dan kemudian manajer pelaksana (tingkat menengah)
melaksanakan anggaran yang telah disusun tersebut. Pada pendekatan ini manajer pelaksana hanya tinggal melaksanakan anggaran yang telah disusun dan disahkan tersebut.Penyusunan anggaran dengan menggunakan pendekatan dari bawah, dimulai oleh manajer pelaksana dengan menyusun usulan anggaran. Dalam menyusun anggaran tersebut manajer pelaksana memperoleh informasi dari bawahan mengenai keadaan organisasi secara keseluruhan. Usulan anggaran tersebut diajukan kepada manajer tingkat atas untuk dinilai sekaligus disahkan menjadi anggaran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar