Menurut Anthony dan Govindarajan (2005:3) yang dialihbahasakan oleh F.X Kurniawan Tjakrawala setiap sistem pengendalian manajemen memiliki 4 (empat) manfaat sebagai berikut:“1.Pelacak (detector) atau sensor-suatu perangkat yang mengukur apa yang sesungguhnya terjadi dalam proses yang sedang dikendalikan.2.Penilai (assessor)-suatu peangkat yang menentukan signifikansi dari peristiwa aktual dengan cara membandingkannya dengan beberapa standar atau ekspektasi dari apa yang seharusnya terjadi.3.Effector-suatu perangakat (yang sering disebut dengan “umpan balik”) yang mengubah perilaku jika assessor mengindikasikan kebutuhan untuk melakukan hal tersebut.4.Jaringan komunikasi-perangakat yang meneruskan informasi antara detectordan assessordan antara assessordengan effector”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar