Dengan Kreativitas SiswaKreativitasmerupakan salah satu ciri dari perilaku yang inteligen kerena kreativitas juga merupakan manifestasi dari suatu proses kognitif. Hubungan antara kreativitas dan inteligensi adalah hubungan yang searah. Hubungan searah ini dapat diartikan bahwakreativitas mempunyai hubungan yang bersifat kurva linear dengan inteligensi, dengan kata lain semakin tinggi inteligensi maka
kreativitas cenderung semakin tinggi. Sebaliknya, semakin rendah inteligensi maka kreativitas cenderung semakin rendah.Pada umumnya skor inteligensi yang rendah memang diikuti oleh tingkat kreativitas yang rendah pula. Namun semakin tinggi skor inteligensi, tidak selalu diikuti tingkat kreativitas yang tinggi pula. Halini disampaikan ileh Jauk, et al.(2013) melalui hasil penelitiannya yang menemukan bahwa sampai pada skor inteligensi tertentu, masih terdapat korelasi yang cukup berarti. Tetapi lebih tinggi lagi, ternyata tidak ditemukan adanya hubungan antara inteligensi dengan tingkat kreativitas.Kreativitas manusia dapatdiamati ketika manusia yang dibekali dengankemampuan berpikir sebagai modalitas turut menilaikreativitas memerlukan yang latihan yang terstruktur. Oleh karena itu, kreativitas akan muncul kalau lingkungan memfasilitasi atau memberikantoleransi, kebebasan berpikir, tantangan,dan sebagainya.Cattel dan Horn(1960) dengan mengklasifikasikan inteligensi dalam dua kategori, yang pertama kecerdasan yang berbasis pada sifat biologis yang artinya kecerdasan individu akan meningkat sesuai dengan pertumbuhan usia dan kategori yang kedua yaitu kecerdasan yang diperoleh dari proses pembelajaran dan pengalaman hidup.Selanjutnya dalam Journal of Personality and Social Psychology (Jessica, 2003)menyatakan bahwa dalam diri individu ada yang disebut “latent inhibition”, yakni pada saat tubuh bertumbuh dan berkembang, pikiran belajar untuk mengenal dan menyaring berbagai macam objek dan informasi. Individupada umumnya, berkecenderungan mengabaikan atau melupakan begitu saja objek stimulus yang diterima, meskipun objek itu sebenarnya menarik
perhatianya.Hasil penelitian Frederick dan Jessica (2003)menunjukan bahwa individu yang kreatif, kadar latent inhibitionbegitu rendah (low level inhibition), mudah ditembus, sehingga memudahkan kontak secara intens antara memori dengan objek, dan memunculkan ide-ide baru (new possibilites).Tingginya tingkat inteligesi akandisertai dengan besarnya tingkat keingintahuan seingga dapatmengstimulasi bagian otak kiri untuk berpikirkonvergen dan otak kanan untuk berpikirdivergen. Hal ini menyebabkankedua otak akan berjalan secara seimbang. Taraf inteligensi pada dasarnya mempunyaihubungan yang sangat erat kerena keduanya merupakan aspek kognitif, tetapi berbeda pada fungsi dan penerapanya (Guilford, 1978).Inteligensi diduga memiliki hubungan dengankreativitas. Hal ini disebabkan karenaindividu dengan inteligensi tinggi berpotensi memiliki kemampuan kreativitas yang tinggi pula. Beberapa penelitian terdahulu tentang hubungan antara intelegensi dengan kreativitas memperoleh hasil penelitian bahwa adakorelasi yang signifikandiantara kedua faktor tersebut. Torrance (1974) menemukan adanya korelasi antara tes inteligensi dengan skor kreativitas sebesar 0,50. McNemar (dalam Telford dan Sawrey, 2002) menemukan korelasi sebesar 0,40 antara skor inteligensi dengan skor teskreativitas.Penelitian yang dilakukan di Indonesia antara lain dari Munandar (2000) yang menemukan adanya korelasi positif antara inteligensi dengan kreativitas.Penelitian ini menghasilan nilai koefisien korelasi (r) = sebesar 0,632 dengan taraf signifikan (p) = 0,001. SelanjutnyaDaruma (2001) menemukan ada hubungan positif antara inteligensi dengan kreativitasdengan koefisien korelasi r =sebesar 0,370.
Berdasarkan pendapat dan hasil-hasil penelitiandari beberapaahli diatasdapat disimpulkan bahwaada keterkaitan antara inteligensi dengan kreativitas.Secara umum kecerdasan atau intelegensi adalah kesanggupan mental untuk memahami, menganalisis secara kritis, cermat, dan teliti, serta menghasilkan ide baru secara efektif dan efisien. Komponen utama dari intelegensi yaitu, kemampuan verbal, keterampilan memecahkan masalah, kemampuan belajar dan beradaptasi denganpengalaman dalam hehidupan sehari-hari. Intelegensi menyangkut pada cara berpikir konvergen (memusat) sedangkan kreativitas berkenaan dengan cara berpikir divergen (menyebar). Beberapa peneliti terdahulu menemukan adanya hubungan antara inteligensi dengankreativitas. Kreativitas dan intelegensi merupakan dua domain kecakapan manusia yang berbeda. Baik intelegensi maupun kreativitas, dijadikan kriteria untuk menentukan bakat seseorang.Oleh karena itu, diduga ada hubungan antara inteligensi dengan kreativitas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar