fundamental perusahaan memegang peranan penting dalam proses pengambilan keputusan. Penilaian saham secara akurat dapat meminimalkan resiko sekaligus membantu investor mendapatkan keuntungan wajar, mengingat investasi saham di pasar modal merupakan jenis investasi berisiko tinggi meskipun menjanjikan keuntungan relatif besar. Pendekatan fundamental memfokuskan pada anlisis-analisis untuk mengetahui kondisi fundamental perusahaan yang pada gilirannya dipengaruhi oleh kondisi perekonomian pada umumnya.Analisis rasio merupakan salah satu analisis keuangan yang paling populer dab banyak digunakan. Meskipun perhitungan rasio hanyalah merupakan operasi
aritmatika sederhana, namun hasilnya memerlukan interpretasi yang tidak mudah. Agar hasil perhitungan rasio menjadi bermaksa, sebuah rasio sebaiknya mengacu pada hubungan ekonomis yang penting. Rasio harus diinterpretasikan denganhati-hati karena faktor-faktor yang mempengaruhi pembilang dapat berkorelasi dengan faktor-faktor yang mempengaruhi penyebut (Hery, (2014:22).Rasio adalah alat yang dapat digunakan untuk menjelaskan hubungan antara dua macam data finansial. Rasio keuangan merupakan informasi yang menggambarkan hubungan antara berbagai macam akun (accounts) dari laporan keuangan yang mencerminkan keadaan keuangan serta hasil operasional perusahaan.Analisis rasio keuangan terbagi menjadi lima bagian (Harmono, 20017:106), yaitu:1.Rasio LikuiditasRasio likuiditas dapat diartikan sebagai kemampuan perusahaan dalam melunasi sejumlah uang jangka pendek, umunya kurang dari satu tahun. Dimensi konsep likuiditas tersebut mencerminkan ukuran-ukuran kinerja manajemen ditinjau dari sejauh mana manajemen mampu mengelola modal kerja yang didanai dari utang lancar dan saldo kas perusahaan.2.Rasio AktivitasRasio aktivitas adalah rasio keuangan perusahaan yang mencerminkan perputaran aktiva mulai dari kas dibelikan persediaan, untuk perusahaan manufaktur persediaan tersebut diolah sebagai bahan baku sampai produk jadi kemudian dijual baik secara krediat ataupun tunai yang pada akhirnya
kembali menjadi kas lagi. Perputaran tersebut mencerminkan aktivitas perusahaan. Dengan demikian, rasio aktivitas dapat diukur menggunakan tingkat perputaran aktiva perusahaan.3.Rasio SolvabilitasRasio solvabilitas imenunjukkan kapasitasperusahaan untuk memenuhi kewajiban baik itu jangka pendek maupun jangka panjang.4.Rasio Profitabilitas Rasio profitabilitas ini menggambarkan profitabilitas perusahaan, analisis profitabilitas ini juga menggambarkan kinerja fundamental perusahaan ditinjau dari tingkat efisiensi dan efektivitas operasi perusahaan dalam memperoleh laba.5.Rasio Nilai PerusahaanNilai perusahaan adalah persepsi investor terhadap tingkat keberhasilan perusahaan yang sering dikaitkan dengan harga saham. Harga saham yang tinggi membuat nilai perusahaan juga tinggi, dan meningkatkan kepercayaan pasar tidak hanya terhadap kinerja perusahaan saat ini namun juga pada prospek perusahaan di masa mendatang.Perusahaan yang dipandang baik oleh investor adalah perusahaan dengan laba dan arus kas yang aman serta terus mengalami pertumbuhan.Dalam penelitian ini, ada empat rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan yaitu:a.Debt to Equity Ratio (DER)b.Earning Per Share (EPS)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar