Teori permintaan akan uang Keynes adalah teori yang bersumber
pada teori Cambridge, tetapi Keynes memang mengemukakan sesuatu
yang betul – betul berbeda dengan teori moneter tradisi klasik. Pada
hakekatnya perbedaan ini terletak pada penekanan Keynes pada fungsi
uang yang lain,yaitu sebagai Store of value dan bukan pada means of
exchange. Teori ini kemudian dikenal dengan nama teori Liquidity
Preference (Boediono, 1998: 27).
Di dalam analisis Keynes masyarakat meminta (memegang) uang
untuk tiga tujuan antara lain :
a. Permintaan uang untuk transaksi
Keynes tetap menerima pendapat golongan Cambridge, bahwa
orang memegang uang guna memenuhi dan melancarkan transaksi
– transaksi yang dilakukan, dan permintaan akan uang dari
masyarakat untuk tujuan ini dipengaruhi oleh tingkat pendapatan
nasional dan tingkat bunga.
b. Permintaan uang untuk berjaga – jaga
Keynes juga membedakan permintaan akan uang untuk tujuan
melakukan pembayaran – pembayaran yang tidak regular atau yang
di luar rencana transaksi normal, karena sifat uang yang likuid,
yaitu mudah untuk ditukarkan dengan barang – barang lain.
c. Permintaan uang untuk spekulasi
Motif memegang uang untuk tujuan spekulasi terutama bertujuan
untuk memperoleh keuntungan yang bisa diperoleh seandainya si
pemegang uang tersebut meramal apa yang akan terjadi dengan
betul. Uang tunai dianggap tidak mempunyai penghasilan,
sedangkan obligasi dianggap memberikan penghasilan berupa
sejumlah uang tertentu setiap periode selama waktu yang tak
terbatas.
Jumat, 15 April 2022
Teori Keynes (skripsi tesis dan disertasi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar