Teori inflasi Keynesian didasarkan pada teori makronya yang menyoroti
aspek lain dari inflasi. Menurut teori ini, inflasi terjadi karena suatu masyarakat
ingin hidup diluar batas kemampuan ekonominya. Proses inflasi menurut
pandangan ini, tidak lain adalah proses perebutan rezeki diatara kelompokkelompok sosial yang menginginkan bagian yang lebih besar daripada yang bisa
disediakan oleh masyarakat tersebut. Proses perebutan ini, akhirnya diterjemahkan
menjadi keadaan dimana permintaan masyarakat atas barang dan jasa selalu
melibihi jumlah yang tersedia. Hal ini juga disebut sebagai inflationary gap.
Bila jumlah dari permintaan-permintaan efektif dari semua golongan
masyarakat tersebut, pada harga-harga yang berlaku, melebihi jumlah maksimum
dari barng dan jasa yang tersedia, maka inflationary gap akan timbul. Proses
inflasi akan terus berlangsung selama jumlah permintaan efektif dari masyarakat
melebihi jumlah output yang tersedia, dan akan berhenti bila agregat permintaan
tidak melebihi, pada harga-harga yang berlaku, jumlah output akan tersedia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar