Kamis, 28 April 2022

Struktur Pasar (skripsi dan tesis)

Struktur pasar pada sebuah industri, dianggap sebagai variabel yang cukup penting pada topik pembelajaran ekonomi sebab variabel tersebut terkait dengan perilaku dan kinerja perusahaan. Oleh karena itu, struktur pasar dianggap penting sebeb mampu menjelaskan perilaku perusahaan dalam mencapai kinerja. Menurut Bain (dalam Naylah, 2010: 46), dengan memahami struktur pasar, kita dapat menentukan berbagai bentuk kondisi pasar yang terdapat di industri, seperti persaingan sempurna, monopoli, persaingan monopolistik atau oligopoli. Struktur pasar dapat dipahami sebagai bentuk atau karakter yang dapat menentukan jenis strategi yang dapat digunakan dalam memenangkan persaingan dan juga struktur pasar dapat mempengaruhi penentuan harga. Selain itu, struktur pasar juga merupakan bentuk lingkungan perusahaan yang relatif permanen dan juga dapat mempengaruhi atau dipengaruhi dari perilaku serta kinerja perusahaan (Bain dalam Naylah, 2010: 47). Berdasarkan hal tersebut, diketahui terdapat empat jenis struktur pasar yaitu: 1.Struktur Pasar Persaingan Sempurna Suatu pasar dikatakan persaingan sempurna apabila, (1) terdapat banyak penjual dan pembeli, (2) produknya bersifat adalah, (3) memiliki mobilitas sumber daya yang sempurna, (4) informasi tentang harga dan biaya yang sempurna. Berdasarkan hal tersebut, harga pada pasar ini selalu ditentukan pada hukum permintaan dan penawaran.
 
2.Struktur Pasar Persaingan Monopolistik Benturk pasar persaingan monopolistik terdiri dari banyaknya penjual yang memasarkan produk yang hampir sama namun sedikit berbeda. Adanya sedikit perbedaan produk menjadikan penjualan dapat mengendalikan harga yang akhirnya berdampak pada kurva permintaan yang bernilai negatif. Ciri pasar persaingan monopolisitik yang memiliki banyak produk pengganti mengakibatkan penjual tidak dapat memonopoli perdagangan secara sempurna. Pada dasarnya, pasar monopolistik adalah gabungan antara pasar persaingan sempurna dan pasar monopoli yang memiliki kadar konsentrasi yang rendah. 3.Struktur Pasar Oligopoli Pasar oligopoli merupakan jenis pasar dengan kriteria terdapat beberapa penjual yang kondisi pasarnya terkonsentrasi dengan tidak namun hanya dikuasai oleh beberapa penjual saja. Kondisi tersebut mengakibatkan masing-masing perilaku penjual/perusahaan yang terlibat akan saling mempengaruhi. Pada pasar oligopoli, para pemain tidak selalu melakukan persaingan satu sama lain, namun juga terkadang melakukan kerjasama. Di pasal 4 ayat 1 UU Anti monopoli, telah dijelaskan mengenai bahwa pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha lain untuk secara bersama-sama melakukan penguasaan produksi dan atau pemasaran barang dan atau jasa yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat. Bain (dalam Naylah, 2010: 48) telah melakukan klasifikasi jenis-jenis pasar oligopoli menjadi beberapa tipe: a.Tipe I
 
Ini merupakan tipe pasar oligopoli dengan konsentrasi yang sangat tinggi. Hal ini terlihat dari kriteria yang dimiliki yaitu sekitar 87% dari total penawaran output ke suatu pasar atau 8 perusahaan terbesar menguasai 99% total penawaran output. b.Tipe II Pasar oligopoli tipe II diklasifikasikan sebagai pasar dengan ciri terdapat empat penjual terbesar yang menguasai 65%-75% penawaran output, delapan perusahaan terbesar menguasai 85%-90% penawaran output atau 20 perusahaan terbesar menguasai 95% penawaran output. c.Tipe III Pasar oligopoli tipe III didefinisikan sebagai pasar dengan tipe yang memiliki empat penjual terbesar dapat menguasai sekitar 50%-65% penawaran output atau 20 perusahaan terbesar menguasai 95% penawaran output. d.Tipe IV Pasar oligopoli tipe IV didefinisikan sebagai pasar dengan tipe yang memiliki empat penjual terbesar menguasai sekitar 38%-50% penawaran output, delapan perusahaan terbesar menguasai sekitar 65% atau 20 perusahaan terbesar menguasai sekitar 70% penawaran output

Tidak ada komentar: