Kamis, 28 April 2022

Pengaruh Struktur Pasar Terhadap Kinerja (skripsi dan tesis)

Dalam penelitian ini digunakan variabel Pangsa Pasar (MS) sebagai proksi dari struktur pasar. Pangsa pasar menunjukkan kekuatan suatu perusahaan terhadap para pesaingnya. Untuk menjelaskan hubungan antara struktur dengan kinerja industri, terdapat tiga pemikiran dalam paradigma Structure-Conduct-Performance terutama menjelaskan tentang konsentrasi dan pangsa pasar sebagai variabel dari struktur pasar, yaitu Traditional Hypothesis, Differentiation Hypothesis, dan Efficient Structure Hypothesis. Traditional Hyphothesis menganggap bahwa konsentrasi merupakan proksi dari kekuasaan pasar (market power). Jika rasio konsentrasi dalam sebuah industri tinggi, maka persaingan perusahaan-perusahaan dalam suatu industri rendah sehingga persaingan antarperusahaan semakin tidak kompetitif, dan sebaliknya jika rasio konsentrasi dalam sebuah industri rendah, maka persaingan perusahaan-perusahaan dalam suatu industri tinggi sehingga persaingan antarperusahaan semakin kompetitif. Untuk mengukur tingkat konsentrasi dalam industri perbankan, nilai aset, kredit atau pembiayaan, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) merupakan tolak ukur yang relevan dalam menentukan derajat konsentrasi. Menurut Differentiation Hypothesis, pangsa pasar (MS) adalah proksi dari kemampuan untuk melakukan diferensiasi harga. Jadi ketika pangsa pasar meningkat, maka struktur pasar juga cenderung lebih terkonsentrasi. Perilaku diferensiasi produk akan membuat bank dapat memiliki kemampuan pasar (market power) dengan menentukan harga yang lebih tinggi, sehingga profit yang didapat juga akan semakin tinggi

Tidak ada komentar: