Jumat, 15 April 2022

Nilai Tukar (skripsi tesis dan disertasi)


Menurut Pradesyah (2016) Hubungan ekonomi antara negara yang
melewati batas-batas suatu negara memerlukan suatu mata uang yang
bisa dijadikan patokan umum. Hal tersebut sering juga disebut sebagai
nilai tukar atau kurs. Kurs mata uang adalah nilai sebuah mata uang
negara tertentu yang diukur, dibandingkan, atau dinyatakan dalam mata
uang negara lain. Misal kurs rupiah terhadap dolar Amerika, menunjukan
berapa rupiah yang diperlukan untuk ditukarkan dengan satu dollar
Amerika. Pertukaran kedua mata uang antara negara tersebut juga di
sebut dengan Foreign exchange rate, adalah pertukaran antara dua mata
uang yang berbeda, yaitu merupakan perbandingan nilai atau harga
antara kedua mata uang tersebut.
Di dalam sistem nilai tukar mata uang, konsep forign exchange rate
dibagi menjadi dua macam, yaitu konsep hard curriencies (mata uang
kuat) dan soft curriencies (mata uang lemah). Adapun ciri-ciri yang
tergolong hard curriences adalah mata uang tersebut diterima luas
diseluruh dunia, pasa mata uang tersebut bebas dan aktif, dan restriksi
atau hambatan yang relative sedikit. Sedangkan cirri-ciri soft curriences
adalah mata uang tersebut tidak diterima secara luas sebagai mata uang 
dunia, tidak memiliki pasar uang valas yang bebas dan aktif, mata uang
ini tidak mudah diperoleh.
Kurs atau nilai tukar rupiah merupakan suatu hal yang paling penting
dalam perekonomian. Kurs juga dapat menilai perekonomian suatu
negara, dengan memperbandingkan nilai mata uang negara satu dengan
negara lainnya. Di dalam perekonomian, nilai tukar mata uang
merupakan suatu indikator yang nyata, yang dapat dinilai secara
transparan atas apa yang telah terjadi di negara. Misal, negara Indonesia
baru-baru terkena dampak pada pertukaran nilai mata uang U$ Dolar,
yang mengakibatkan mata uang rupiah melemah. Hal tersebut tentu saja
berimbas pada sector perekonomian negara Indonesia, yang
mengakibatkan pasar perekonomian Indonesia terpuruk.

Tidak ada komentar: