Jumat, 15 April 2022

Klasifikasi Inflasi (skripsi tesis dan disertasi)


Berdasarkan tingkatannya, menurut Sukirno (2015), inflasi dibedakan
menjadi sebagai berikut :
1) Inflasi ringan, terjadi apabila kenaikan harga-harga kebutuhan
pokok berada dibawah angka 10% setahun.
2) Inflasi sedang, terjadi apabila kenaikan harga-harga kebutuhan
pokok berada antara 10%-30% setahun.
3) Inflasi berat, terjadi apabila kenaikan harga-harga kebutuhan
pokok berada antara 30%-100% setahun. 
4) Hyperinflasi (inflasi tak terkendali), terjadi apabila kenaikan hargaharga kebutuhan pokok berada di atas 100% setahun.
Masih menurut Sukirno (2015:353), inflasi dibedakan berdasarkan sumber
atau penyebab kenaikan harga-harga berlaku. Jenis inflasi ini sebagai berikut:
1) Inflasi Tarikan Permintaan
Inflasi ini biasanya terjadi pada masa perekonomian berkembang
dengan pesat. Kesempatan kerja yang tinggi menciptakan tingkat
pendapatan yang tinggi dan selanjutnya menimbulkan pengeluaran
yang melebihi kemampuan ekonomi mengeluarkan barang dan
jasa. Pengeluaran-pengeluaran yang berlebihan ini akan
menimbulkan inflasi.
2) Inflasi Desakan Biaya
Adalah kenaikan harga-harga yang disebabkan oleh kenaikan
dalam biaya produksi sebagai akibat kenaikan harga bahan mentah
atau kenaikan upah. Inflasi ini terutama berlaku dalam masa
perekonomian berkembang dengan pesat ketika tingkat
pengangguran adalah sangat rendah. Apabila perusahaanperusahaan masih menghadapi permintaan yang bertambah,
mereka akan berusaha menaikkan produksi dengan cara
memberikan gaji dan upah yang lebih tinggi kepada pekerjanya dan
mencari pekerjaan baru dengan tawaran pembayaran yang lebih
tinggi ini. Langkah ini mengakibatkan biaya produksi meningkat,
yang akhirnya akan menyebabkan kenaikan harga-harga berbagai
barang.
3) Inflasi Diimpor
Adalah kenaikan harga-harga yang disebabkan oleh kenaikan
harga-harga barang impor yang digunakan sebagai bahan mentah
produksi dalam negeri. Inflasi ini akan ada apabila barang-barang
impor yang mengalami kenaikan harga mempunyai peranan yang
penting dalam kegiatan pengeluaran-pengeluaran perusahaan.

Tidak ada komentar: