Kamis, 28 April 2022

Kinerja (skripsi dan tesis)

Kinerja dapat didefinisikan sebagai hasil dari kegiatan operasional dan perilaku yang ditunjukan oleh perusahaan terhadap pasar. Guna membahas tentang kinerja, diperlukan analisis tentang bentuk industri dari sisi efisiensi, keadilan, dan kemajuan. Faktor efisiensi dapat dijelaskan sebagai bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan sumber daya yang dimiliki. Faktor keadilan yaitu bagaimana perusahaan dalam mendistribusikan keuntungan kepada setiap pihak yang terkait. Selanjutnya faktor kemajuan merupakan bagaiman tingkat kebaruan yang diberikan oleh perusahaan dalam mengembangkan produk baru kearah yang lebih baik. Oleh karena itu, kinerja dari masing-masing perusahaan yang ada pada sebuah industri akan melahirkan adanya kompetisi.
 
Pengukuran tingkat kinerja perusahaan dapat terlihat dari efisiensi yang dilakukannya. Efisiensi produksi yaitu efisiensi dalam menciptakan struktur biaya dan profit, sedangkan efisiensi alokasi terkait dengan kekuatan pasar (market power). Efisiensi alokasi dan keadilan akan menciptakan perilaku di pasar mendekati perilaku pada pasar persaingan sempurna. Sedangkan efisiensi produktif (yang diukur dengan skala ekonomi) dan kemajuan teknik akan menjadikan pasar dengan sedikit perusahaan dengan produk yang beragam. Berdasarkan hal tersebut, penggunaan harga sebagai tolak ukur analisis mengenai SCP telah banyak dilakukan. Namun menurut Molyneux dan Forbes, 1995 (dalam Naylah, 2010: 59) penggunaan harga pada industri perbankan merupakan sebuah kekeliruan sebab perbankan memiliki produk yang beraneka ragam. Pada industri perbankan, indikator utama kinerja sebuah perusahaan perbankan adalah solvabilitas, yang diwakili oleh CAR, Rentabilitas yang diwakili oleh ROA, likuiditas yang diwakili oleh LDR, dan indikator lain seperti; Aset, DPK, Kredit, serta NPL. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba menggunakan variabel profitabilitas sebagai ukuran kinerja perbankan

Tidak ada komentar: