Senin, 07 Maret 2022

Penjadwalan Proyek (skripsi tesis dan disertasi)

 

Waktu adalah hal yang sangat penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Sebisa mungkin pekerjaan-pekerjaan dilakukan sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat. Dalam realitanya, sering terjadi hal-hal yang menghambat pekerjaan sehingga tidak sesuai dengan jadwal. Contohnya adalah keterlambatan akibat material yang terlambat datang, atau jadwal pengecoran yang diundur akibat tenaga kerja yang berkurang.

              Murdifin Haming dan Mahfud Nurnajamuddin (2007:66) mendefinisikan bahwa penjadwalan proyek disusun untuk menjadi acuan dalam penyelenggaraan

proyek, sekaligus sebagai landasan pengawasan pelaksanaan proyek yang

bersangkutan. Penjadwalan menetapkan waktu dan urutan dari bermacam-

macam tahapan, keterkaitan satu aktivitas dengan aktivitas lain.     

              Ada enam tahapan (AGCA, 1994) dalam proses menjadwal proyek konstruksi, yakni :

  1. identifikasi aktifitas-aktifitas proyek
  2. estimasi durasi aktifitas
  3. penyusunan rencana kerja proyek
  4. penjadwalan aktifitas-aktifitas proyek
  5. peninjauan kembali dan analisa terhadap jadwal yang telah dibuat
  6. penerapan jadwal

              Ada beberapa peristiwa yang biasanya menjadi alasan dalam perubahan jadwal seperti yang diuraikan oleh Setiawan (2003), antara lain:

  1. Penundaan yang terjadi pada waktu dimulainya suatu kegiatan, misalnya karena terlambatnya penyediaan barang ke lokasi proyek atau belum adanya izin membangun.
  2. Penundaan yang terjadi pada saat kegiatan telah dilaksanakan, misalnya terjadi perselisihan antar unsur di dalam proyek tersebut atau adanya pemogokan pekerja.
  3. Pengurangan jumlah kelompok tenaga kerja pada suatu kegiatan karena kesulitan biaya atau penyediaan tenaga kerja.
  4. Mempercepat waktu selesai suatu kegiatan karena diinginkan proyek diselesaikan lebih cepat dari rencana.

Tidak ada komentar: