Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan literasi keuangan antara mahasiswa yang mempunyai pengalaman bekerja dan tidak mempunyai pengalaman bekerja di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya, dimana mahasiswa yang mempunyai pengalaman bekerja memiliki literasi keuangan yang lebih tinggi dari mahasiswa yang tidak mempunyai pengalaman bekerja. Hal tersebut sejalan dengan penelitian Shalahuddinta dan Susanti (2014), Warwansyah dan Listiadi (2015) serta Mireku (2015) yang menyebutkan bahwa orang dengan pengalaman bekerja akan mempunyai pemahaman keuangan yang lebih baik dibanding seseorang yang tidak berpengalaman kerja. Seseorang yang masih muda dan sudah mulai bekerja dapat membuatnya mempunyai kemampuan dasar dalam hal menganggarkan dan menabung yang memungkinkannya untuk bisa mengendalikan beban dan utang.
Pengalaman bekerja baik itu kerja paruh waktu, kerja saat liburan, kerja magang maupun kerja full time dapat memberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan yang sangat berharga untuk bekal masa datang. Bekerja dapat membantu mahasiswa dalam membangun karakternya, mengajarkan mengenai dunia nyata, meningkatkan tanggung jawab atas keuangannya dan membantu untuk mempersiapkan memasuki masa dewasa (Patriana, 2007). Ansong dan Gyensare (2012) menambahkan semakin banyak pengalaman kerja seseorang maka semakin besar kemungkinan orang tersebut berkenalan dengan masalah keuangan seperti upah, gaji, tunjangan, tabungan dan investasi serta pengetahuannya tentang isu-isu keuangan juga meningkat. Sehingga pengalaman bekerja mempunyai hubungan yang positif dengan literasi keuangan. Hal ini dikarenakan lingkungan kerja menyediakan tempat bagi seseorang untuk mengumpulkan pengetahuan berdasarkan pengalaman yang diperoleh dari lingkungan kerja selama periode waktu tertentu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar