Kamis, 10 Februari 2022

Jenis Gaya Kepemimpinan (skripsi tesis)

 

Berdasarkan pernyataan diketahui bahwa muncul berbagai gaya kepemimpinan. Dimana masing-masing jenis gaya kepemimpinan tersebut dibedakan bagaimana pemimpin tersebut mempengaruhi bawahannya. Gaya kepemimpinan dapat diklasifikasikan sesuai dengan kekuatan dan perilaku pemimpin sebagai otokratis , demokratis , dan laissez -faire , di mana gaya dibedakan oleh pengaruh pemimpin terhadap bawahan (Mullins, 1998; Rollinson, 2005)

Gaya kepemimpinan menurut Teori Path-Goal (Jalan Tujuan) (Luthans; 2005) adalah:

  • Kepemimpinan Direktif

Gaya kepemimpinan yang mempunyai hubungan yang positif dengan kepuasan dan harapan bawahan. Atasan sering memberikan perintah atau lugas khusus (otokrasi). Tipe ini merupakan praktek kepemimpinan otoriter, anggota atau bawahan tidak pernahm berkesempatan untuk berpartisipasi dalam mengemukakan pendapat, apalagi dalam pengambilan keputusan gaya seperti ini didasarkan pada penggunaan kekuatan, kekuasaan dan wewenang memberikan petunjuk spesifik untuk kinerja bawahannya. Pemimipin tipe Kepemimpinan Direktif ini menganggap kepemimpinannya merupakan hak pribadinya dan berpendapat bahwa ia dapat menentukan apa saja dalam organisasi, tanpa mengadakan konsultasi dengan bawahan-bawahannya yang melaksanakan. Pelaksanaannya sangat tegang pula, sehingga lebih tepat apabila kepemimpinan atau pemimpin tipe ini dimanfaatkan untuk keadaan darurat, dimana suatu konsultasi dengan bawahan sudah tidak mungkin lagi.

  • Kepemimpinan Suportif

Gaya kepemimpinan yang selalu bersedia menjelaskan segala permasalahan pada bawahan, mudah didekati dan memuaskan hati para karyawan. Pemimpin tipe ini biasanya menunjukan sikap yang ramah dan menunjukan kepedulian pada bawahaannya, mempertimbangkan kebutuhan dari para bawahan, menunjukkan perhatian mereka untuk menciptakan kesejahteraan dan ramah lingkungan kerja. Hal ini termasuk meningkatkan motivasi dari diri dan membuat pekerjaan lebih menarik. Gaya seperti ini sangat efektif ketika menghadapi pekerjaan yang sulit, stres, membosankan atau berbahaya. Perilaku ini sangat diperlukan dalam situasi di mana tugas atau hubungan fisik atau psikologisnya kurang baik.

  • Kepemimpinan Partisipatif

Gaya kepemimpinan yang meminta dan menggunakan saran-saran bawahan dalam rangka mengambil keputusan. Perilaku pemimpin yangpartisipatif mengharapkan adanya saran-saran dari bawahan dalam proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, bawahannya merasa lebih dihargai oleh atasannya karena mereka dianggap mampu berperan dalam pengambilan keputusan. Dengan gaya kepemimpinan seperti ini, hubungan antara pemimpin dengan bawahan akan terjaga dengan baik

Berdasarkan Robert R. Blake and Jane S. Mouton (1991) yang membagi gaya kepemimpinan menjadi beberapa tipe. Jenis-jenis gaya kepemimpinan ini kemudian diuraikan dalam suatu grid (kisi-kisi) kepemimpinan guna menunjukkan bahwa pemimpin dapat membantu organisasi mencapai tujuannya lewat dua orientasi, yaitu : (1) Perhatian atas Produksi dan (2)Perhatian atas orang. Kedua orientasi ini mencerminkan kembali perilaku kerja dan perilaku hubungan 

Tidak ada komentar: