Rabu, 12 Januari 2022

Quality Goal (skripsi dan tesis)


Sasaran kualitas (quality goal) bisa dilihat sebagai tujuan atau tingkat
kinerja yang individu atau organisasi harus capai. (Locke dkk, 1981) (dalam
Salman dan Gudono, 2006). Suatu perusahaan harus memiliki sasaran yang ingin
dicapai mengapa perusahaan tersebut didirikan.
Menurut Wardani dan Ja’far (2009) pengertian quality goal sebagai
berikut:
“Quality goal merupakan tujuan atau tingkatan kinerja yang harus
dicapai oleh suatu individu atau organisasi.”
Menurut Mulyadi (2007:458) pengertian quality goal adalah sebagai
berikut:
“Pernyataan luas tentang apa yang akan di wujudkan perusahaan”.
Mulyadi (2007:458) menjelaskan bahwa:
“Manajer perusahaan harus dapat menentukan tujuan paling tidak satu
sasaran yang dikuantitatifkan dan diukur, serta jangka waktu yang
dibutuhkan untuk mewujudkannya.Manajer juga harus dapat
mengomunikasikan tujuan tersebut kepada karyawan. Jika manajer
memilih untuk menetapkan target perusahaan yang dikuantitatifkan,
kemudian sasaran korporasi dan unit bisnis harus ditetapkan dan disusun
prioritas pencapaian hasil utama yang mendorong perusahaan.
Perusahaan yang berfokus ke internal dan persaingan biasanya
menetapkan tujuan khusus seperti pendapatan (ROI), memaksimalkan
nilai pemegang saham dan kualitas produk jasa.Tujuan yang lebih
komprehensif mencakup pula kepuasan customer, kualitas, posisi
teknologi dan pengembangan karyawan”.
Menurut Supriyono (2000:9) goal adalah“Tanpa batasan waktu, goal ada
sampai dengan goal itu diubah, dan goal jarang sekali diubah. Suatu organisasi
dapat memiliki satu atau beberapa goal”. 
Menurut Agus Dharma (2003:364) sasaran kualitas (quality goal) adalah
sebagai berikut:
“Mutu sasaran yang harus dihasilkan (baik tidaknya)”
Dalam penetapan sasaran kualitas perusahaan, diharapkan individu dapat
termotivasi untuk berusaha mancapai sasaran yang telah ditetapkan tersebut,
dengan mengetahui, memahami dan menerima sasaran tersebut. Adapun cara
menentukan sasaran kualitas menurut Yuli Chomsatu (2006:32) adalah sebagai
berikut:
“1) Menetapkan standar yang akan dicapai
2) Mengevaluasi apakah standar tersebut dapat dicapai
3) Mengevaluasi apakah standar tersebut sesuai dengan sasaran pribadi
mereka
4) Apabila standar diterima, maka sasaran dapat ditetapkan”.
Munurut Agus Dharma (2003:365) quality goal (sasaran kualitas)
memliki karakteristik sebagai berikut:
“1) Dapat diukur
2) Dapat dicapai
3) Relevan
4) Dapat dikendalikan”

Tidak ada komentar: