Pengungkapan Modal Intelektual didefinisikan oleh Abeyesekera dan
Guthrie (2002) sebagai laporan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan
informasi umum bagi para pengguna yang tidak dapat memerintahkan
penyusunan laporan tentang modal intelektual. Mouritsen et al. (2001),
mengatakan bahwa pengungkapan modal intelektual dalam suatu laporan
keuangan perusahaan merupakan suatu bentuk pembuktian bahwa laporan
tersebut telah menggambarkan perusahaan secara kredibel, terpadu, serta
benar dan jujur.
Menurut Muhammad dan Ismail (2009), pengungkapan modal intelektual
merupakan pendekatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengukur aset
tidak berwujud dan menjelaskan hasil atas kegiatan berbasis pengetahuan
yang dimiliki perusahaan. Jenis pengungkapan modal intelektual merupakan
informasi yang sangat berharga bagi investor, karena dapat membantu mereka
untuk menilai kembali ketidakpastian prospek masa depan perusahaan dan
memfasilitasi dalam menilai perusahaan (Bukh, 2003).
Menurut Shakina dan Barajas (2014), terdapat tiga komponen modal
intelektual yaitu:
(1) Human Capital (HC), apa yang dilakukan oleh seorang karyawan dalam
proses atau tujuan untuk menambah nilai karyawan tersebut.
(2) Structural Capital (SC), apa yang terjadi antara orang-orang, bagaimana
orang-orang yang terhubung dalam perusahaan, dan apa yang tersisa
ketika karyawan tersebut meninggalkan perusahaan.
(3) Relational Capital (RC), hubungan perusahaan dengan pemangku
kepentingan eksternal.
Jumat, 28 Januari 2022
Pengungkapan Modal Intelektual (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar