Kesiapan adalah adalah kondisi seseorang atau
individu yang membuatnya siap memberikan respon
atau jawaban di dalam cara tertentu terhadap suatu
situasi. Penyesuaian pada suatu saat akan berpengaruh
untuk memberikan suatu respon (Slameto, 2010).
Menurut Holm (2016) kesiapan perawatan
didefinisikan sebagai kesiapan yang dirasakan dalam
berbagai domain pengasuhan, seperti memberikan
perawatan praktis dan dukungan emosional, serta
mengelola stres yang berkaitan dengan perawatan.
Kesiapan untuk mengasuh memiliki aspek praktis dan
emosional; mengetahui apa yang harus dilakukan, tapi
juga mengatasi emosi dan stres.
Kedua definisi di atas dapat di tarik kesimpulan
bahwa kesiapan dalam merawat diartikan sebagai suatu
kondisi di mana individu yang akan melakukan
perawatan (keluarga) memberikan respon siap terhadap
situasi yang akan di hadapainya (dalam hal ini adalah
kondisi sakit salah satu anggota keluarga yang akan
dirawatnya) baik itu untuk perawatan praktis,
dukungan emosional serta mengelola emosi dan stress.
Kondisi kesiapan individu mencakup tiga aspek
yaitu: kondisi fisik, mental dan emosional; kebutuhankebutuhan, motif dan tujuan; dan ketrampilan dan
pengetahuan (Slameto, 2010).
b. Faktor-faktor yang mempengaruhi
Kesiapan merupakan suatu sikap psikologis yang
dimiliki seseorang sebelum melakukan sesuatu,
dimana kesiapan ini dapat dipengaruhi oleh
dirinya sendiri atau oleh pihak luar. Menurut
Slameto (2010) faktor yang mempengaruhi
kesiapan yaitu:
1) Faktor internal
Faktor yang berasal dari dalam diri seseorang.
Faktor ini terdiri dari dua bagian yaitu
jasmaniah dan rohaniah (psikologis), dimana
keduanya mempengaruhi individu menjadi
terampil. Faktor jasmani adalah bagaimana
kondisi fisik dan panca indra (kesehatan dan
usia), sedangkan kondisi psikologisnya adalah
minat, tingkat kecerdasan, motivasi dan
kemampuan seseorang (individu).
2) Faktor eksternal
Faktor eksternal adalah faktor yang datang dari
luar diri seseorang yang meliputi lingkungan
dalam, lingkungan luar, dan sistem.
c. Instrumen untuk menilai tingkat kesiapan
Dalam merawat pasien stroke di rumah,
keluarga disebut sebagai pengasuh informal, yang
memberikan tingkat perawatan di rumah yang
seringkali setara dengan perawat profesional,
seperti memantau kondisi akut atau kronis anggota
keluarga mereka, mengenali tanda-tanda awal
masalah yang akan datang seperti efek samping
pengobatan, mengetahui bagaimana dan kapan
harus merespon, dan prosedur seperti ganti baju.
Keluarga memerlukan tingkat keterampilan dan
pengethuan tinggi di rumah untuk merawat
anggota keluarganya yang terkena stroke, namun
pada kenyataannya mereka sering merasa tidak
siap untuk mengasuh, karena tidak memiliki
pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan
untuk memberikan perawatan (Schumacher, Beck,
& Marren, 2006).
Jumat, 28 Januari 2022
Pengertian kesiapan (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar