Menurut Anthony dan Govindarajan yang diterjemahkan oleh F.X.
Kurniawan (2005) menyatakan bahwa: “Pengendalian manajemen merupakan
proses dengan mana para manajer mempengaruhi anggota organisasi lainnya
untuk mengimplementasikan strategi organisasi”.
Pengendalian manajemen juga merupakan suatu proses untuk mendeteksi
dan mengoreksi kesalahan unjuk kerja yang tidak disengaja maupun yang disengaja.
Karena fokusnya adalah pada manusia dan implementasi rencana, pengendalian
manajemen membutuhkan pertimbangan psikologi yang kuat. Kegiatan seperti
komunikasi, menasehati, memberi semangat dan mengkritik merupakan bagian
penting dari proses ini. Pengendalian manajemen memanfaatkan pengendalian
tugas untuk memastikan unjuk kerja yang efektif dan efisien. Efisien
menggambarkan berapa banyak masukan yang diperlukan untuk menghasilkan satu
unit keluaran sedangkan keefektifan diartikan sebagai kemampuan suatu unit untuk
mencapai tujuan yang diinginkan. Unit organisasi yang paling efisien adalah unit
yang dapat menghasilkan sejumlah keluaran dengan penggunaan masukan minimal
atau menghasilkan keluaran terbanyak dengan masukan yang tersedia.
Pada perusahaan yang relatif kecil, pimpinan perusahaan dapat
melaksanakan pengolahan kegiatan perusahaannya secara langsung. Pimpinan
dapat secara langsung merencanakan dan mengendalikan pelaksanaannya. Dengan
semakin berkembangnya perusahaan, pimpinan tidak akan mampu lagi mengelola
perusahaan sendirian. Untuk itu diperlukan bantuan staf lain untuk melaksanakan
sebagian fungsinya dengan cara mendelegasikan wewenang kepada staf tersebut.
Untuk memastikan bahwa operasi perusahaan telah berjalan sesuai dengan rencana
maka diperlukan pengendalian manajemen.
Pengendalian manajemen dalam suatu perusahaan melibatkan beberapa
macam aktivitas, seperti merencanakan apa yang seharusnya dilakukan dalam
perusahaan. Langkah selanjutnya adalah mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas
dengan beberapa bagian yang ada dalam perusahaan untuk kepentingan pencapaian
tujuan perusahaan. Setelah koordinasi dilaksanakan kemudian mengkomunikasikan
informasi kepada semua tingkatan manajemen yang ada dalam perusahaan. Pada
setiap periode dilakukan evaluasi dan strategi apa yang harus dilakukan. Kemudian
memutuskan tindakan apa yang seharusnya diambil dan mempengaruhi orangorang untuk mengubah perilaku mereka. Dengan demikian pengendalian
manajemen dilakukan untuk menjamin bahwa semua strategi yang telah ditetapkan
sesuai dengan tujuan yang akan dicapai perusahaan. Definisi pengendalian manajemen menurut Anthony dan Govindarajan
(2003) adalah sebagai berikut: “Management control is the process by which
managers influence other members of the organization strategis”.
Rabu, 12 Januari 2022
Pengendalian Manajemen (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar