Senin, 03 Januari 2022

Keterkaitan Pengembangan Karier, Lingkungan Kerja, Perceived Organizational Support (POS) dengan Retensi Karyawan (Skripsi dan tesis)


Menurut Mathis dan Jackson, 2006:128 mengatakan
secara signifikan retensi karyawan diakibatkan oleh faktor
pengembangan karier. Suatu karir mencerminkan
perkembangan para karyawan secara individu dalam jenjang
jabatan atau kepangkatan yang mampu dicapai selama masa
kerja dalam organisasi yang bersangkutan. Dengan demikian,
suatu karir menunjukkan orang-orang pada masing-masing
peranan atau status mereka.
Selain pengembangan karier, adapun faktor
lingkungan kerja yang juga dapat mempengaruhi nyaman
atau tidaknya karyawan untuk bertahan di sebuah organisasi.
Nitisemito (2006: 109), menyebutkan bahwa lingkungan
kerja yaitu keadaan atau sesuatu yang berada disekitar
karyawan dan yang nantinya akan mempengaruhi karyawan
tersebut di dalam menjalankan sebuah tugas yang diberikan.
According to Muceke (2012), employees feel more
satisfied and committed to the company and if he has a
positive experience from the work environment, the employee
will last longer in the company. Menurut Muceke (2012),
karyawan merasa lebih puas dan komit terhadap perusahaan
dan apabila ia mempunyai pengalaman positif dari
lingkungan kerja, karyawan tersebut akan lebih lama
bertahan di perusahaan tersebut.
Selain pengembangan karir dan lingkungan kerja,
faktor perceived organizational support juga mempengaruhi
tingkat retensi karyawan. Cahyana (2012), menyatakan
bahwa apabila suatu perusahaan ingin mempertahankan dan
meningkatkan retensi karyawannya, maka perusahaan
nantinya perlu meningkatkan perceived organizational
support.
Menurut pendapat para ahli di atas bahwa
pengembangan karir, lingkungan kerja dan perceived
organizational support mempengaruhi retensi karyawan.
Karyawan yang puas dengan pengembangan karir,
lingkungan kerja dan perceived organizational support yang
baik akan mampu meningkatkan retensi karyawan.
Ho4 : “Tidak terdapat pengaruh antara variabel
Pengembangan Karir, Lingkungan Kerja, dan
Perceived Organizational Support secara
simultan terhadap Retensi Karyawan di
Ponorogo”.
Ha4 : “Terdapat pengaruh antara variabel
Pengembangan Karir, Lingkungan Kerja, dan
Perceived Organizational Support secara simultan
terhadap Retensi Karyawan di Hypermart
Ponorogo”.
Ho5 : “Lingkungan kerja bukan merupakan variabel
yang paling dominan terhadap retensi karyawan
di Hypermart Ponorogo”.
Ha5 : “Lingkungan kerja merupakan variabel yang
paling dominan terhadap retensi karyawan di
Hypermart Ponorogo”.

Tidak ada komentar: