Kamis, 16 Desember 2021

Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Laba (skripsi dan tesis)


Beberapa faktor yang mempengaruhi ketetapan prediksi perubahan laba
menurut Harianto dan Sudomo (2001) sebagai berikut:
1. Periode waktu
Periode waktu adalah pembuatan peramalan perubahan laba dengan
realisasi yang dicapai. Semakin pendek interval waktu, akan semakin
akurat ramalan tersebut.
2. Besaran perusahaan
Hal ini disebabkan besaran perusahaan karena skala ekonomi yang
berbeda-beda. Skala ekonomi yang tinggi menyebabkan perusahaan
dapat menghasilkan produk dengan tingkat biaya rendah. Tingkat biaya
rendah merupakan unsur untuk mencapai laba yang diingikan sesuai
standar yang dituangkan dalam bentuk ramalan. Sehubung dengan itu,
skala ekonomi yang tinggi menyebabkan biaya informasi untuk
membuat ramalan menjadi turun, sehingga perusahaan yang
mempunyai skala ekonomi yang tinggi bisa membuat ramalan yang
tepat karena dimungkinkan mempunyai kemampuan tinggi untuk
menjamin prospek bisnis dimasa yang akan datang, jumlah aset
(sumber daya) yang besar bisa membuat manajemen dan semua
komponen dalam perusahaan percaya diri dan bekerja lebih giat untuk
mencapai laba yang diprediksikan. Kemudian besarnya modal yang
dimiliki perusahaan juga dapat menentukan kelengkapan dan ketepatan
informasi yang diperlukan untuk peramalan.
3. Umur perusahaan
Manajemen perusahaan yang relatif muda diperkirakan kurang
berpengalaman sehingga tidak cukup mampu menentukan ketepatan
ramalan perubahan laba.
4. Kredibilitas penjamin emisi
Penjamin emisi mempunyai peranan kunci dalam setiap emisi efek
melalui pasar modal. Dengan demikian integritas penjamin emisi
mempunyai hubungan positif dengan ketepatan informasi ramalan laba
di dalam protestus. Penjamin emisi akan berhati-hati untuk menjaga
kredibilitas karena penjamin emisi ingin memberikan hasil yang
maksimal kepada para pemakai.
5. Integritas Auditor
Fator ini mempunyai dampak signifikan terhadap laporan keuangan,
termasuk ramalan perubahan laba. Oleh karena itu auditor harus
menjamin bahwa informasi keuangan yang disajikan telah sesuai
dengan pedoman penyajian laporan keuangan.
6. Tingkat Leverage
Salah satu kewajiban manajer adalah mengatur resiko. Jadi manajer
melakukan apa saja untuk mengurangi resiko Tingkat leverage
merupakan salah satu hal yang mencerminkan resiko. Risiko tingkat
leverage dapat tercermin dari likuiditas yang dimiliki. Jadi manajer
memperhatikan aspek ini dalam melakukan peramalan laba.

Tidak ada komentar: