Senin, 04 Oktober 2021

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perubahan Nilai Tukar Mata Uang (skripsi dan tesis)


Keseimbangan kurs akan berubah mengikuti perubahan pada skedul
permintaan dan penawaran. Oleh karena itu perlu diketahui faktor-faktor yang
mempengaruhi skedul permintaan dan penawaran mata uang.
Menurut Yulianti dan Prasetyo (2009:70) faktor yang mempengaruhi
skedul permintaan dan penawaran mata uang adalah sebagai berikut :
1. Laju Inflasi Relatif
Kenaikan laju inflasi di suatu negara (misalnya Amerika Serikat) akan
membuat harga produk negara tersebut semakin mahal, akibatnya
konsumen dalam negri akan mengalihkan pembeliannya pada produk
impor (misalnya Inggris) yang harganya relatif lebih murah . akibatnya
permintaan terhadap £ akan meningkat karena ekspor Inggris ke Amerika
akan melonjak.
2. Tingkat Bunga Relatif
Saat tingkat bunga nominal dalam negeri (Amerika Serikat) naik
sementara tingkat bunga luar negeri (Inggris) konstan, maka kenaikan
tingkat bunga di dalam negeri akan membuat investasi (misalnya dalam
bentuk deposito) dalam mata uang domestik akan semakin menarik.
Sehingga investor Inggris akan mengalihkan investasinya dari £ ke US$.
Sementara itu investor Amerika akan enggan menyimpan dana dalam £
dan mengalihkannya ke US$.
3. Tingkat Pendapatan Relatif
Saat tingkat pendapatan dalam negeri naik cukup besar sedangkan tingkat
pendapatan luar negeri konstan atau tetap, maka akan menyebabkan
peningkatan impor terhadap produk luar negeri karena kenaikan
permintaan terhadap produk buatan luar negeri meningkat, sedangkan
penawaran mata uang asing tidak berubah karena tingkat pendapatan luar
negeri relatif tetap sehingga konsumsi juga tidak berubah.
4. Kontrol Pemerintah
Pemerintah dapat mempengaruhi keseimbangan kurs melalui beberapa
cara, antara lain dengan intervensi dalam pasar valuta asing dan
perumusan kebijakan yang mempengaruhi variabel-variabel ekonomi
makro seperti tingkat bunga dan inflasi.
5. Pengharapan Pasar
Nilai mata uang pada saat ini akan sangat dipengaruhi oleh pengharapan
pasar terhadap pergerakan kurs di masa yang akan datang. Pengharapan itu
dipengaruhi oleh kondisi perekonomian, stabilitas politik, kondisi sosial
dan sebagainya.

Tidak ada komentar: