Selasa, 26 Oktober 2021

Asosiasi Merek (skripsi dan tesis)


Kotler dan Keller (2012) mendefinisikan bahwa asosiasi merek
terdiri dari semua pikiran, perasaan, persepsi, citra, pengalaman,
kepercayaan, sikap, dan sebagainya yang berkaitan dengan merek dan
berhubungan dengan node merek. Komponen kunci asosiasi atau
diferensiasi ekuitas merek biasanya melibatkan dimensi gambar yang
unik untuk kelas produk atau merek (Aaker, 1996). Asosiasi datang
dalam segala bentuk dan mungkin mencerminkan karakteristik dari
produk atau aspek independent dari produk itu sendiri (Keller, 2003).
Menurut Durianto et al (2001) Dalam prakteknya, didapati
banyak sekali kemungkinan asosiasi dan variasi dari asosiasi merek
yang dapat memberikan nilai bagi suatu merek, dipandang dari sisi
perusahaan maupun dari sisi pengguna. Berbagai fungsi asosiasi
tersebut adalah:
a. Membantu proses penyusunan informasi
b. Suatu asosiasi dapat memberikan landasan yang penting bagi upaya
pembedaan suatu merek dari merek lain.
c. Asosiasi merek membangkitkan berbagai atribut produk atau
manfaat bagi konsumen (customer benefits) yang dapat memberikan
alasan spesifik bagi konsumen untuk membeli dan menggunakan
merek tersebut.
d. Beberapa asosiasi mampu merangsang suatu perasaan positif yang
pada gilirannya merembet ke merek yang bersangkutan. Asosiasi–
asosiasi tersebut dapat menciptakan perasaan positif atas dasar
pengalaman mereka sebelumnya serta pengubahan pengalaman
tersebut menjadi sesuatu yang lain dari pada yang lain.
e. Suatu asosiasi dapat menghasilkan landasan bagi suatu perluasan
dengan menciptakan rasa kesesuaian (sense of fit) antara merek dan
sebuah produk baru atau dengan menghadirkan alasan untuk
membeli produk perluasan tersebut.

Tidak ada komentar: