Rabu, 01 September 2021

The Theory Planned Behavior (skripsi dan tesis)

The theory planned behavior (TPB) yaitu teori perilaku terencana. Menurut Ajzen (2002:665) merupakan pengembangan dari the theory reasoned action (TRA). Inti dari the theory planned behavior dan the theory reasoned action, adalah niat individu untuk melakukan perilaku tertentu. Dalam the theory reasoned action dan the theory planned behavior, sikap terhadap perilaku dan norma subyektif pada perilaku dinyatakan mempengaruhi niat, tapi the theory planned behavior memasukkan unsur kontrol perilaku yang dirasakan dalam mempengaruhi perilaku sebagai faktor tambahan yang mempengaruhi niat konsumen untuk bertransaksi secara online. Menurut the theory planned behavior, tindakan individu pada perilaku tertentu ditentukan oleh niat individu tersebut untuk melakukan perilaku. Niat itu sendiri dipengaruhi sikap terhadap perilaku, norma subyektif yang mempengaruhi perilaku, dan kontrol keperilakuan yang dirasakan. Menurut Ajzen (2002:665), sikap terhadap perilaku merupakan evaluasi positif atau negatif dalam melakukan perilaku. Sikap terhadap perilaku menunjukkan tingkatan seseorang mempunyai evaluasi yang baik atau yang kurang baik tentang perilaku tertentu. Norma subyektif menunjukkan tekanan sosial yang dirasakan untuk melakukan atau tidak melakukan tindakan, sedangkan kontrol keperilakuan yang dirasakan menunjukkan mudahnya atau sulitnya seseorang melakukan tindakan dan dianggap sebagai cerminan pengalaman masa lalu disamping halangan atau hambatan yang terantisipasi. The theory reasoned action juga telah digunakan pada banyak penelitian tentang sistem informasi, kebanyakan digunakan sebagai dasar dalam penelitian mengenai penerimaan pengguna dan model penerimaan teknologi. Prediksi terhadap sikap dan perilaku manusia merupakan hal yang paling kompleks dan sulit dilakukan (Ajzen, 2002:683). Teori Reasoned Action menyatakan bahwa kecenderungan sikap mengacu pada perilaku khusus (individual prosecess) dan norma subjektif (social processes) yang berinteraksi untuk mempengaruhi keinginkan beperilaku. Norma subjektif mengacu pada persepsi sosial dan tekanan organisasi untuk berkinerja kepada perilaku seseorang. Norma subektif diturunkan dari keyakinan normatif yang dipegang oleh seseorang telah dikemukakan untuk mempengaruhi keinginan berperilaku. Motivasi seseorang untuk mengikuti ekspektasi sosial dan organisasional dipengaruhi oleh reaksi yang diharapkan oleh individu atau kelompok lainnya seperti kelompok yang setara atau superior. Dalam pengaturan organisasi bisnis, tekanan untuk berkinerja yang diberikan dapat timbul dari bawahan, rekan sejawat dan pimpinan. Suatu situasi dapat menimbulkan norma subjektif merupakan proses dimana ketika superior memonitor kinerja individu dengan tugas-tugas spesifik. Terdapat hubungan positif antara perilaku keinginan berkinerja dengan perilaku sesungguhnya itu sendiri. Monitoring oleh superior juga dapat memoderasi hubungan antara kepuasan hasil dengan keinginan berkinerja dengan tugas yang diberikan. Hal ini dapat terjadi karena individu tersebut dievaluasi setelah diawasi oleh superior. Kinerja ini dapat disebabkan karena karyawan takut diberikan hukuman jika kinerjanya buruk ataupun karena berharap akan diberikan imbalan jika kinerjanya baik. Mayer & Davis (2000), mengusulkan suatu model kepercayaan yang menguraikan secara singkat kondisi-kondisi manakala kepercayaan terjadi. Dalam penelitian ini, fokus pada keputusan konsumen untuk melakukan pembelian secara online. Kepercayaan dan resiko dalam the theory planned behavior, akan manjadi konsep dalam penelitian ini sebagai keyakinan yang berdampak pada keputusan pembelian secara online. Kepercayaan berhubungan pada konsumen untuk percaya bahwa toko online mampu untuk melaksanakan transaksi dan melindungi informasi pribadi konsumen. Persepsi resiko mengacu pada ketidak pastian yang mungkin ditemui oleh konsumen dalam memberikan informasi pribadi pada toko online. Dari teori diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa niat konsumen bertransaksi secara online itu mempengaruhi keputusan pembelian. Seperti yang telah dijelaskan oleh The theory planned behavior (TPB) bahwa sebelum adanya transaksi pembelian telah ada niat setiap individu untuk melakukan sesuatu, dimana setiap individu memiliki niat yang berbeda sehingga keputusan pembelian setiap individu juga berbeda. Maka dari teori yang ada di atas tersebut peneliti dapat meneliti atau menguji pengaruh antara privasi kepercayaan, keamanan terhadap keputusan pembelian online. 

Tidak ada komentar: